Penjualan melejit, Toyota minta Calya diproduksi 10.000 unit/bulan

Rabu, 14 September 2016 13:37 Reporter : Syakur Usman
Penjualan melejit, Toyota minta Calya diproduksi 10.000 unit/bulan Toyota Calya. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Diluncurkan 2 Agustus lalu, All New toyota Calya, entry mobil multipurpose vehicle (MPV), terus mendapat respons positif di pasar.

Eksekutif General Manager PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandi mengatakan, hingga 10 September lalu, secara nasional jumlah pemesanan (SPK) Calya mencapai 21.700 unit, dengan total SPK di Agustus mencapai 16.000 unit. Padahal target penjualannya hanya 7.000 unit per bulan.

"Karena itu, mohon maaf jika waktu pengiriman mobil atau inden bisa mencapai 1-2 bulan. Namun kami berusaha meningkat komunikasi dengan pihak pabrikan supaya bisa lebih cepat mobil dikirim ke konsumen," ujar Anton di media test drive Calya di Semarang, Rabu (14/9).

Menurut Anton, pihaknya intens berkomunikasi dengan pihak pabrikan seperti tipe Calya mana yang paling diminati termasuk warna favorit konsumen. Harapannya, sisi suplai match dengan sisi permintaan sehingga waktu inden bisa berkurang.

Toyota Calya ©2016 Merdeka.com

Saat ini pabrikan Calya dilakukan di pabrik PT Astra Daihatsu motor Karawang, Jawa Barat. Diketahui volume produksi Calya sebesar 7.000 hingga 8.000 unit.

"Kami akan dorong volume produksi ditingkatkan hingga 9.000 unit pada bulan ini dan 10.000 di bulan berikutnya," ujarnya.

Toyota Calya diluncurkan Toyota memang untuk memenuhi permintaan konsumen pasar otomotif nasional di segmen yang menginginkan mobil pertama dengan harga yang lebih terjangkau, tapi memiliki fitur-fitur canggih berbasis MPV. Pendapatan per kapita masyarakat yang cukup tinggi mencapai Rp 45,2 juta per tahun, telah mendorong bermunculannya lapisan konsumen baru di pasar otomotif nasional.

Kehadiran Calya mempertegas posisi Toyota sebagai brand yang menghadirkan mobil MPV dengan line up yang paling lengkap, mulai dari segmen new entry dengan Calya, sang fenomenal Avanza dan Veloz di low MPV, lalu Toyota Sienta, Kijang Innova, sampai kelas premium melalui Toyota NAV1, Alphard, dan Velfire.

Hadirnya kendaraan new entry MPV ini diproyeksikan akan semakin memperluas ceruk pasar otomotif secara nasional. Apalagi dengan local content sekitar 90%, kontribusi Calya terhadap penggunaan komponen lokal yang akan cukup besar.

Calya yang berada di segmen entry MPV ini dirancang menggunakan engine terbaru Toyota group, dengan sandi 3NR berkapasitas 1.200 cc menggunakan teknologi dual VVTi. Dengan teknologi terbaru ini, engine 3NR tidak hanya menjanjikan power yang maksimal, tapi juga sekaligus irit.

Engine ini menempatkan teknologi mesin Toyota Calya tidak kalah dengan mobil kelas di atasnya seperti Avanza dan Innova.

Engine 3NR yang diusung Calya didukung dengan transmisi 5 speed untuk tipe manual (M/T) dan 4 speed untuk tipe automatic (A/T) dan penggunaan steering tipe rack and pinion serta power steering yang menggunakan teknologi electric power steering (EPS), sangat mendukung power mobil ini.

Perbandingan gear ratio yang optimal dan ditunjang kinerja mesin yang mencapai output maksimal 88 ps pada putaran mesin (rpm) 6.000 serta torsi maksimal 11 kgm pada putaran mesin 4.200 rpm, kelincahan yang diberikan Toyota Calya juga sangat menjanjikan. Mesin baru ini juga mempunyai getaran yang lebih halus sehingga lebih mendukung tingkat kenyamanan yang lebih baik.

Toyota Calya ©2016 Merdeka.com

Ditopang dimensi yang memenuhi persyaratan sebagai mobil MPV, dengan panjang 4.070 mm, lebar 1.655 mm dan tinggi 1.600 mm, konstruksi bodi monoque, tidak hanya membuat penampilan Toyota Calya lebih berkelas, tapi juga menawarkan ruang yang lebih lega untuk interior. Ruang yang diberikan dimensi ini, membuat MPV dengan 7 seater terasa lebih lega.

Paduan wheelbase 2.525 mm dan ground clearance 180 mm, menjadikan Toyota Calya terasa lebih stabil, dan siap menjelajah berbagai kondisi jalan raya dan lalu lintas mengikuti keunggulan pendahulunya.

Kenyamanan dan stabilitas mengemudi Calya semakin lengkap dengan digunakannya suspensi McPherson Strut with Coil with Stabilizer di bagian depan, dan Semi Independent Torsion Axle Beam with Coil di bagian belakang untuk tipe E, serta Semi Independent Torsion Axle Beam with Coil with Stabilizer untuk Calya tipe G.

Untuk desain interior, Calya memiliki Multi-layer Cockpit, memberikan penampilan interior yang elegan dengan Black dan Brown kombinasi warna. Untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pengemudi dan juga penumpang, Calya dilengkapi dengan beberapa pertama dalam fitur kelasnya seperti: power window, ON - OFF Eco Indicator dan layar informasi Multi Display.

Dari sisi feature keselamatan, Toyota Calya antara lain dilengkapi feature keselamatan immobilizer, dan sealtbelt dengan Pretensioner and Force untuk 7 penumpang, dual SRS Airbag, Driver Seatbelt Reminder, Parkir Sensor. Sama seperti mobil Toyota di segmen lainnya, Calya juga telah menerapkan teknologi GOA yang selama ini telah terbukti mampu meminimalisir dampak negatif dari kecelakaan terhadap penumpang maupun pengemudi. Rem Toyota Calya menggunakan teknologi ventileted disk untuk roda depan dan rum untuk roda belakang.

"Dari sisi keselamatan, Toyota Calya didukung oleh feature yang memenuhi standar New Car Assessment Program For South Asian Countries (ASEAN-NCAP) dengan rating 4, atau tertinggi di kelasnya," pungkas Anton. [ega]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini