Penjualan 'jalan di tempat', Toyota kurangi pasokan Avanza di Januari-Februari

Selasa, 13 Maret 2018 11:10 Reporter : Syakur Usman
Penjualan 'jalan di tempat', Toyota kurangi pasokan Avanza di Januari-Februari Grand New Avanza di GIIAS 2015. Toyota.astra.co.id

Merdeka.com - Total penjualan wholesale (dari pabrikan ke diler) secara nasional pada Februari 2018 menurun cukup signifikan sekitar 9 persen menjadi 86. 546 unit dari 95.865 unit pada Januari lalu (asumsinya penjualan wholasale merek yang belum masuk sama seperti di Januari). Hampir semua merek tampak mengurangi suplai untuk pasar wholesale di hampir semua segmen, termasuk segmen low MPV yang merupakan ceruk pasar terbesar di Tanah Air.

Dalam rilisnya pada Merdeka.com, Selasa (13/3), di segmen low MPV, Toyota juga mengurangi pasokan Avanza sehingga data penjualannya sedikit menurun. Penjualan wholesale Avanza pada Februari tercatat 6.773 unit, sehingga total penjualan dalam dua bulan pertama ini hanya 14.316 unit.

Henry Tanoto, Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), mengungkapkan penurunan suplai wholesale untuk Avanza dilakukan sebagai bagian dari strategi TAM menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di antara masing-masing produk yang ada. Maksudnya, agar setiap pelanggan memperoleh total ownership benefit sama di semua segmen dan produk.

TAM adalah pabrikan oto dengan rentang produk paling luas, mencapai lebih 20 produk yang mengisi semua segmen pasar otomotif nasional, mulai dari sedan, hatchback, MPV, SUV, dan kendaraan komersial. Di pasar ritel, total penjualan Toyota pada Februari lalu mencapai 27.772 unit sehingga total penjualan sepanjang dua bulan pertama 2018 mencapai 56.267 unit. Angka itu di antaranya berasal dari penjualan Avanza.

"Daya serap pasar untuk Avanza stabil. Kami optimistis pada Maret ini penjualan akan naik seiring dengan peningkatan suplai ke diler atau wholesale," katanya.

Sejak peluncuran generasi pertama Avanza pada 2003, mobil ini terus bertahan sebagai market leader dan mobil terlaris di pasar otomotif nasional. Daya tarik Avanza sebagai low MPV mampu menghadapi persaingan yang kian ketat dengan masuknya berbagai model baru dari berbagai merek di segmen sama.

"Kami bersyukur, pengalaman panjang dalam menerapkan konsep total ownership benefit experience yang diterapkan Toyota terhadap berbagai produk, berhasil menjaga posisi kinerja Avanza sebagai mobil low MPV yang paling diminati," pungkas Henry. [ega]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini