KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Nissan beberkan 5 kunci hadirkan kendaraan aman dan ramah lingkungan

Senin, 9 Januari 2017 12:29 Reporter : Syakur Usman
Pamer Teknologi Nissan di CES 2017. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Nissan pamer terobosan teknologi di pameran Consumer Electronic Show (CES) pada akhir pekan lalu. Terobosan tekologi itu dibentuk lewat visi Nissan Intelligent Mobility yang disampaikan langsung oleh CEO Nissan, Carlos Ghosn.

Visi Nissan Intelligent Mobility akan mengubah bagaimana mobil dikendarai, ditenagai, dan diintegrasikan ke dalam kehidupan masyarakat secara lebih luas. Teknologi dalam Nissan Intelligent Mobility akan mempercepat hadirnya masa depan yang sesuai dengan tujuan Nissan, yaitu minim emisi dan kecelakaan (Zero-Emission, Zero-Fatality).

Pamer Teknologi Nissan di CES 2017 2017 Merdeka.com


"Sejak awal, Nissan bekerja untuk mengembangkan teknologi yang tepat untuk memenuhi seluruh spektrum model kendaraan kami dan nantinya dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin kalangan. Hal ini membutuhkan lebih dari sekadar inovasi, melainkan kecerdikan. Inilah yang hendak kami hadirkan melalui Nissan Intelligent Mobility," ujar Carlos Ghosn, seperti dalam rilisnya pada Merdeka.com, Senin (9/1).

Carlos Ghosn mengumumkan 5 hal kunci soal teknologi masa depan Nissan:

Pertama, terobosan teknologi "Seamless Autonomous Mobility" (SAM), yang dikembangkan dari teknologi NASA (Badan Luar Angkasa Amerika Serikat). Teknologi ini akan mempercepat waktu yang diperlukan Nissan untuk menguji coba kendaraan-kendaraan swakemudi miliknya. SAM bekerja melalui teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang ada pada kendaraan. Dengan dukungan manusia, teknologi AI ini memungkinkan kendaraan swakemudi membuat keputusan dalam situasi tak terduga dan membangun ingatan serta pengetahuan dalam kecerdasan buatan kendaraan.

Kedua, uji coba kendaraan swakemudi untuk keperluan komersial di Jepang. Nissan bekerja sama dengan DeNA (perusahaan internet terkemuka Jepang) akan memulai uji coba pertama pada 2017 di beberapa lokasi terpilih di Jepang. Nantinya pada 2020, Nissan dan DeNA akan memperluas ruang lingkup uji coba ke daerah metropolitan Tokyo.

Pamer Teknologi Nissan di CES 2017 2017 Merdeka.com



Ketiga, peluncuran generasi terbaru Nissan Leaf, yang dilengkapi teknologi ProPILOT dalam waktu dekat. Nissan Leaf dengan ProPILOT akan mampu dijalankan secara swakemudi di jalan satu lajur di jalan tol. Nissan Leaf generasi baru dirancang berdasarkan kecakapan Nissan membuat kendaraan listrik, yang mana Nissan telah memasarkan lebih dari 250.000 unit Nissan Leaf di seluruh dunia sejak 2010.

Keempat, aliansi Renault-Nissan akan melanjutkan kerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan teknologi yang lebih maju bagi terciptanya kendaraan yang saling terhubung (connected car). Kendaraan yang saling terkoneksi, baik dengan sesama kendaraan lain maupun dengan ekosistem di sekelilingnya, merupakan implementasi dari Nissan Intelligent Driving dan Nissan Intelligent Integration. Cortana merupakan salah satu teknologi hasil pengembangan bersama antara Aliansi Renault-Nissan dengan Microsoft.

Kelima, kemitraan baru Nissan dengan 100 Resilient Cities. 100RC adalah organisasi nirlaba global yang bekerja membantu kota-kota di dunia dalam membangun ketahanan untuk hadapi tantangan fisik, sosial dan ekonomi. Nissan dan 100RC akan membantu kota-kota di dunia meletakkan dasar untuk memungkinkan kendaraan swakemudi, kendaraan listrik dan layanan baru pendukung mobilitas, diterapkan di masa depan. Nissan merupakan mitra otomotif pertama 100RC.

Nissan merupakan produsen kendaraan global yang menjual lebih dari 60 model di bawah brand Nissan, Infiniti, dan Datsun. Pada tahun fiskal 2015, perusahaan berhasil menjual lebih dari 5,4 juta kendaraan secara global, menghasilkan pendapatan sebesar 12,2 triliun Yen. Nissan bermitra dengan Renault dari Prancis sejak 1999 dan Mitsubishi Motors pada 2016 di bawah Renault-Nissan Alliance.

Di Indonesia, Nissan diwakili oleh PT Nissan Motor Indonesia (NMI) sejak 2001. Saat ini NMI memiliki dua pabrik perakitan di Purwakarta, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi hingga 250.000 unit per tahun. NMI memiliki 121 diler di seluruh Indonesia. [gni]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.