MyNitro, Cara Isi Ban Kendaraan dengan Nitrogen Murni yang Canggih & Nontunai

Sabtu, 25 Juli 2020 17:00 Reporter : Syakur Usman
MyNitro, Cara Isi Ban Kendaraan dengan Nitrogen Murni yang Canggih & Nontunai MyNItro, outlet pengisian gas nitrogen untuk ban motor/mobil. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gas nitrogen semakin populer digunakan untuk mengisi tekanan angin/udara ban kendaraan bermotor di Indonesia. Rupanya masyarakat sadar nitrogen memiliki banyak kelebihan dibandingkan udara biasa, seperti tidak merusak ban, tekanan udara tidak mudah berkurang, dan ban tidak mudah panas sehingga risiko ban meletus rendah.

Fasilitas pengisian nitrogen juga jamak ditemui di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Namun, kini tempat pengisian nitrogen bakal hadir lebih dekat dengan konsumen, tepatnya di lahan parkir toko modern Alfamidi (Alfa Group).

Fasilitas pengisian nitrogen di lahan Alfamidi tersebut dirintis oleh perusahaan rintisan (startup) penyedia nitrogen murni dengan merek MyNitro.

Dibandingkan fasilitas pengisian nitrogen lain, MyNitro menawarkan pengalaman pengisian nitrogen digital. Misalnya, alatnya berteknologi layar sentuh mirip mesin ATM, sistem pembayaran cashless (nontunai), dan bersifat self service. My Nitro dikembangkan oleh CV Mucha Persada.

“Kami meluncurkan konsep bisnis yang efisien dan ramah lingkungan yang menyediakan pengisian nitrogen murni untuk kendaraan bermotor dengan sistem digital. Kustomer lebih mudah mengisi nitrogen, harganya ekonomis, dan nitrogennnya berkualitas dengan kadar 99,99 persen,” kata Muchlis, Founder dan CEO My Nitro, saat peluncuran outlet MyNitro di Alfamidi Super Limo, Depok, Jawa Barat, Sabtu (25/7).

Pembayaran Nontunai

Muchlis menjelaskan, MyNitro beroperasi secara digital, yang mana konsumen melakukan semuanya secara mandiri karena teknologinya layar sentuh (touch screen) dan user friendly. Pembayarannya pun dilakukan dengan uang elektronik, seperti e-Money, Brizzi, TapCash, dan Flazz. Serta dompet elektronik; ShopeePay, Gopay, LinkAja, OVO, dan DANA.

Saat ini My Nitro bekerja sama dengan ShopeePay untuk memudahkan kustomer membayar transaksinya dengan aplikasinya. Ada cash back dari ShopeePay hingga 30 persen.

"Jadi alatnya automation. Tidak ada struk kertas yang keluar. Kalau orang butuh struk, tinggal input alamat e-mail dan real-time struk akan dikirim via e-mail. Setiap transaksi bisa dilihat di dashboard-nya," ujarnya.

Fasilitas MyNitro ini ditargetkan mencapai 1.000 outlet hingga akhir tahun ini, dari 13 outlet di beberapa lokasi di Jabodetabek, Serang, danLampung. Fasilitas pengisian nitrogen yang mirip mesin ATM ini segera tersebar di lokasi yang mudah dijangkau, sehingga masyarakat tak perlu harus ke SPBU untuk mendapatkan nitrogen.

"Saat ini kami masih menyediakan tenaga operator alias semi-self service untuk edukasi ke kustomer," pungkas Muchlis seraya mengklaim fasilitas MyNitro merupakan fasilitas pertama di Asia.

1 dari 1 halaman

Gas Nitrogen Murni 99,99 Persen

mynitro outlet pengisian gas nitrogen untuk ban motormobil

©2020 Merdeka.com

Rachmat Harsono, Presiden Direktur PT Aneka Gas Industri Tbk yang memasok gas nitrogen ke My Nitro, mengakui inovasi yang dikembangkan oleh MyNitro dengan inovasi outlet tanpa operator, pembayaran cashless, dan sebagainya.

"Bisa dikatakan ini perintis untuk pengembangan gas nitrogen di sektor otomotif berupa pengisian tekanan udara ban. Kami menjamin gas nitrogen yang dipakai MyNitro, nitrogen mruni dengan kadar 99,99 persen sehingga tidak memiliki kadar H2O yang bersifat oksidasi terhadap ban sehingga lebih safety bagi kendaraan," ujar Rachmat.

Rachmat berharap inovasi MyNitro bisa menginsppirasi bagi industri lain dalam hal kontrbusi teknologi pemanfaatan gas nitrogen.

[sya]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. SPBU
  3. Migas
  4. Ban Mobil
  5. Ban Motor
  6. Depok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini