MV Agusta: Kami sangat kompetitif, tidak hanya dengan Ducati

Kamis, 9 Februari 2017 13:20 Reporter : Syakur Usman
Judas Sangaran, Country Manager-Far East MV Agusta Motor SpA. ©BikeTrader.com.my

Merdeka.com - MV Agusta terlahir kembali di Indonesia. Sepeda motor premium asal negeri mode Italia ini memiliki mitra baru untuk melancarkan aksi penjualan dan purnajualnya di Tanah Air.

Adalah PT Motor Varese Indonesia (MVI), mitra baru pabrikan sepeda motor yang 25 persen sahamnya dimiliki Mercedes AMG ini. Perkenalan MVI sebagai agen pemegang merek MV Agusta di Indonesia dilakukan Rabu malam di kawasan bisnis SCBD Jakarta. Event ini sekaligus peluncuran New MV Agusta Brutale 800, yang dihargai Rp 530 juta (on the road).

Hadir dalam acara wah itu perwakilan duta besar Italia, Judas Sangaran, Country Manager-Far East MV Agusta Motor SpA, Chairman MVI William H Tarjanto, dan klub pemilik motor MV Agusta di Indonesia.

Di sela acara tersebut, Merdeka.com bisa berbincang-bincang santai dengan Judas Sangaran, orang nomor satu MV Agusta yang membawahi pasar Australia, Jepang, China, dan kawasan Asia Tenggara.

Pria yang memelihara kumis dan cambang hingga lebat ini cukup ramah menjawab pertanyaan Merdeka.com, semalam. Berikut petikannya:

Seperti apa MV Agusta melihat pasar motor premium di Indonesia?

Pasar sepeda motor dengan kapasitas mesin 500 cc potensial di Indonesia. Karena itu, MV Agusta bekerja sama dengan mitra baru, Motor Varese Indonesia (MVI), berkomitmen akan membuka lebih banyak show room di Indonesia. Kami percaya dapat melakukan penjualan mulai tahun ini, sesuai dengan komitmen MVI.

Bagaimana persaingan dengan motor premium lain yang lebih mapan di Indonesia seperti Ducati?

Kami sangat kompetitif dengan merek motor premium lainnya, tidak hanya Ducati. Karena semuanya masuk ke pasar Indonesia dengan impor secara completely built up (CBU), sehingga harga jualnya relatif sama dengan MV Agusta. Tapi akhirnya, kami lebih mahal dari pesaing, sebab MV Agusta memiliki desain lebih indah serta memiliki service, show room, parts, dan aftersales. Jadi semua kami sediakan.

Di kawasan Far East, negara mana yang mencatat penjualan besar?

Australia dan Jepang adalah pasar besar bagi kami. Kemudian Malaysia, Indonesia, dan Thailand yang mirip-mirip volume penjualannya. (di Australia MV Agusta memiliki show room lebih dari 20).

Lalu, apa saja target MV Agusta di Indonesia tahun ini?

Kami tidak memiliki target secara volume. Tahun ini kami ingin bisa menyediakan model MV Agusta buat konsumen di Indonesia, menyediakan suku cadang yang cukup di show room, dan memberikan layanan purnajual terbaik.

Itu target kami. Jika mengejar volume, kami akan jual motor dengan kapasitas mesin 150 cc. Layanan purnajual adalah faktor penting untuk sukses di sini.

Lantas kapan mulai memiliki target di penjualan?

Jadi di 2017, kami lebih rileks, karena memiliki mitra baru. Kami lebih pada membangun merek, membangun show room yang proper, dan marketing. Kami akan banyak melakukan aktivitas marketing, seperti test ride event dan club event. Sebab pembeli motor premium seperti MV Agusta atau Ducati pasti selalu ingin bergabung di klub. Kami mulai dengan itu, bisa melakukan weekly ride, sunday ride, atau public holiday ride.

Nah, pada 2018, kami mulai fokus di penjualan, meningkatkan volumenya, dan menambah show room.

Saat ini kami memiliki 3 show room di Jakarta, Surabaya, dan Balikpapan. Bali masih dalam progres, tapi kami berharap MVI bisa membuka show room Bali di 2017. Sebab Bali pasar penting, dan sangat terkenal di dunia. Tapi kami akan fokus di Jakarta, karena volume pasar ada di Jakarta. Saya percaya MV Agusta bisa sukses di Indonesia.

Model apa yang akan populer di Indonesia?

Brutale 800 saya kira. Apalagi secara global, New Brutale 800 mencatat penjualan sangat baik.

Kemudian motor ini tidak terlalu agresif, sehingga bisa digunakan untuk aktivitas harian.

Untuk model Brutale 800 RR, kapan masuk Indonesia?

Tahun ini juga, saya perkirakan di kuartal III atau IV, tapi amannya di kuartal IV.

Pajak penjualan atas barang mewah selalu menjadi concern bagi produk premium. Apa tanggapan Anda?

Ini isu penting di Indonesia, meski didatangkan dari Thailand, misalnya. Tapi pembeli motor MV Agusta ini seperti pembeli mobil Ferrari, segmen ini bisa membayar pajak barang mewah ini. Mereka tidak terlalu khawatir soal ini.

Saya ingin tegaskan MV Agusta tidak bermain di segmen motor 150 cc, yang membutuhkan penjualan massif. MV Agusta menjual motor premium, eksklusif, sehingga kami tidak mengincar volume besar, tapi small volume. Yang jelas, kami ingin brand awareness MV Agusta sangat kuat, sehingga Italy is MV Agusta.

Mengapa memilih MVI sebagai mitra baru?

Kami memiliki beberapa pertimbangan, seperti komitmen dan rencana mengembangkan merek MV Agusta di Indonesia, kondisi keuangan yang stabil, dan passion dari MVI. Chairman MVI memiliki passion yang tinggi terhadap motor MV Agusta. [dzm]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.