Menteri Perindustrian Menagih Komitmen ADM Tingkatkan Komponen Lokal Rocky-Raize

Rabu, 28 April 2021 16:48 Reporter : Syakur Usman
Menteri Perindustrian Menagih Komitmen ADM Tingkatkan Komponen Lokal Rocky-Raize kolaborasi baru di Indonesia: Toyota Raize dan Daihatsu Rocky. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian RI memberikan apresiasi pada Toyota dan Daihatsu yang memperkenalkan produk kolaborasi terbaru untuk pasar otomotif Indonesia: Rocky dan Raize, pada hari ini (28/4).

Mobil kembar di segmen Compact SUV ini akan diproduksi di pabrik PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dan dengan rencana ekspor ke lebih 50 negara.

Agus G Kartasasmita, Menteri Perindustrian RI, mengharapkan kepada ADM sebagai pabrikan yang memproduksi Raize dan Rocky berkomitmen meningkatkan komponen lokal kedua mobil anyar ini. Komponan lokal yang diharapkan lebih dari 70 persen termasuk bagian mesin, transmisi, bodi, dan sasis.

"Target produksi mobil ini hingga Desember tahun ini mencapai 34.300 unit dengan 8.800 unit untuk pasar ekspor," ujar Menteri Agus di acara peresmian kolaborasi bertajuk "Sinergi untuk Negeri" pada Rabu (28/4).

Menurutnya, dengan ADM sebagai pabrikan Raize dan Rocy, maka Indonesia makin kuat sebagai basis produksi sehingga memperbesar peluang ekspor produk otomotif dari Indonesia seperti ke negara-negara yang sudah menjalin perjanjian perdagangan bebas (FTA).

Kemudian bisa membantu sumber daya manusia (SDM) industri dan pemasok lokal termasuk industri kecil menengah (IKM) dalam rantai nilai dan pasok Toyota-Daihatsu di Indonesia.

"Sehingga berdampak positif bagi bisnis Toyota dan Daihatsu ke depan di Indonesia," ujar menteri.

Pada kesempatan itu, menteri juga memuji kedua pabrikan yang menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya untuk pasar dunia.

Menurut data Kementerian Perindustrian, investasi di sektor industrii otomotif mencapai Rp 71,35 triliun dengann kapasitas produksinya 2,35 juta unit per tahun. Jumlah tenaga kerja langsungnya mencapai 38 ribu orang dengan total pekerja yang terlibat mencapai 1,5 juta orang. [sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini