Menguji New Suzuki Carry Pick Up di Gunung Mawar, Kalsel: Kok Seperti Mobil Penumpang

Senin, 15 Juli 2019 09:50 Reporter : Syakur Usman
Menguji New Suzuki Carry Pick Up di Gunung Mawar, Kalsel: Kok Seperti Mobil Penumpang test drive new suzuki carry pick up di kalimantan selatan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Awal pekan lalu (8-9/7), beberapa media termasuk Merdeka.com berkesempatan melakukan test drive New Suzuki Carry Pick Up, yang melakukan world premieredi pameran IIMS 2019 April lalu. Tak tanggung-tanggung, lokasi test drive disiapkan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Setelah Yogyakarta dan Makassar, media test drive Suzuki New Carry Pick Up juga mengusung tema Tour ILMU New Carry Pick Up. Konsep ILMU yang artinya Irit bensin dan perawatan; Lama umur pakainya; Muat banyak; dan Untung di ujung, memang sedang dipopulerkan oleh New Suzuki Carry Pick Up.

Carry Pick Up sudah dipercaya puluhan tahun menjadi teman perjalanan para pengusaha di Indonesia, terutama Banjarmasin. Melalui test drive ini, kami ingin rekan-rekan media merasakan langsung performa dan keunggulan mobil legendaris ini, serta konsep ILMU yang berkontribusi terhadap kemajuan bisnis para pelaku usaha, ujar Roy Astungkoro, Head of Digital Marketing SIS.

Media test drive di Banjarmasin dimulai dari diler Suzuki PT Mitra Megah Profitamas (MMP) pada Senin lalu (8/7). Setelah ramah tamah dengan manajemen diler yang dipimpin oleh Director of Operations Mitra Suzuki, Felix Han, dan melihat fasilitas 3S diler terbesar di Banjarmasin, media test drive pun siap dimulai.

Sebelum bendera start dikibarkan, Merdeka.com yang berada di New Carry Pick Up Nomor 4 harus mengangkat beberapa barang ke bak terbuka New Carry. Berat total sekitar 500 kilogram. Jadi sungguhan nih test drive-nya.

Kabin

Dari diler Mitra Suzuki Banjarmasin, pit stop pertama adalah restoran bebek tepi sawah Banjarmasin. Saya mengambil posisi pengemudi di sini bersama dua jurnalis lain. Kabin New Carry Pick Up ternyata lega menampung kami, tiga orang dewasa yang rata-rata berbobot lebih dari 80 kilogram. Antarbahu kami juga tidak mepet, seperti antara saya (pengemudi) dan penumpang di tengah (memang saat saya duduk sebagai penumpang dekat pintu, agak sedikit mepet, tapi tetap nyaman).

2019 Merdeka.com

Terus terang saya cukup kaget dengan kabin yang lapang ini. Sebagai pengemudi, saya merasa nyaman di posisi duduknya. Jok lebar sehingga cukup 'menjaga' sisi paha bagian belakang, serta cukup empuk sehingga nyaman. Apalagi tuas transmisi didesain berada di atas atau di dasbor, sehingga tidak mengganggu penumpang di tengah saat harus mengganti gigi transmisi jika kabin diisi tiga orang.

Oya, kami menjajal varian tertinggi, New Carry WD AC/PS yang dibanderol Rp 167,7 juta di Banjarmasin. Sebagai yang tertinggi, varian ini dilengkapi headunit single DIN yang mendukung koneksi USB, pendingin (AC), dan electric power steering (EPS).

Sebagai sopir dadakan mobil pick up, inilah hiburan terlengkap yang disajikan oleh mobil niaga di Tanah Air. Di headunit, selain bisa mendengarkan radio, kami juga bisa menikmati lagu-lagu favorit lewat koneksi USB port sehingga perjalanan mengendarai New Carry terasa menyenangkan.

Juga terasa nyaman karena AC-nya lumayan kencang mengisi seluruh ruang kabin yang lega. (Meski bagi saya terasa dingin, sehingga beberapa kali saya harus menurunkan tingkat blower-nya supaya tidak masuk angin he..he....).

Yang menarik pula, kabin ini, selain lega, juga banyak memiliki ruang penyimpanan. Ada enam lokasi yang bisa memuat cukup banyak barang saat mengemudi. Plus sliding seat bagi pengemudi sehingga keamanan cukup terjamin.

Pengendaraan

Usai makan siang, uji performa New Carry Pick Up dilanjutkan dengan tujuan perkebunan kelapa sawit di luar kota Banjarmasin, tepatnya Banjar Baru. Dari dalam kota menju perkebunan kelapa sawit, jalannya beraspal. Cukup mulus sehingga tidak sulit bagi pick up bermesin K15B DOHC 16 valve berkapasitas 1.462 cc menaklukkannya. Tenaga mesin ini cukup bertenaga. Dengan 97 ps per 5.600 rpm, kami beberapa kali melakukan akselerasi dengan mudah demi mendahului truk yang melambat.

Kontur medan yang perbukitan, membuat kondisi jalan cenderung mendaki. Ini juga tidak terlalu sulit bagi New Carry lantara torsinya cukup besar yakni 135 Nm di 4.400 rpm.

2019 Merdeka.com

Dengan EPS di lingkar kemudi, mengendarai New Carry tambah lengkap nyamannya. Tidak berat saat melaju dan menaklukkan tikungan-tikungan tajam terutama saat menuju Gunung Mawar di Banjar Baru. Handling-nya juga cukup baik, sehingga kami pun mudah melahap setiap tikungan di jalur mendaki nan berkelok-kelok menuju Gunung Mawar.

Yang patut jadi perhatian juga suspensinya. Dengan suspensi depan menggunakan MacPherson strut dan belakang lead rigid axle, terasa nyaman duduk di kabin. Cukup empuk meski melintasi medan jalan semi off-road saat membelah perkebunan kelapa sawit. Barang-barang di bak pun tetap rapi di posisinya, kendati beberapa kali kami seperti terhanyut dalam gelombang jalan semi off-road itu.

Kesimpulan

Secara umum, New Carry Pick Up varian WD AC/PS cukup nyaman dikendarai. Tiada kesulitan bagi saya yang biasanya menjajal kendaraan penumpang. Sebagai mobil niaga ringan, performanya juga layak diandalkan sebagai alat angkut sekaligus transportasi demi penunjang usaha. Dan terakhir, baknya yang diperbesar kini semakin ekonomis bagi Anda yang sedang merintis usaha (startup) dan mengembang usaha. Paket yang lengkap bukan! [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Suzuki Carry
  2. Mobil Pick Up
  3. Banjarmasin
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini