Menang Tender Mobil Menteri, Astra: Kami Selalu Ikuti Aturan dan Proses

Jumat, 23 Agustus 2019 14:26 Reporter : Syakur Usman
Menang Tender Mobil Menteri, Astra: Kami Selalu Ikuti Aturan dan Proses Menara Astra International. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Penggantian mobil dinas pembantu presiden periode 2019-2024 menjadi perhatian publik. Banyak pihak termasuk partai politik pendukung Jokowi di pilpres lalu mendukung kebijakan ini. Namun, tak sedikit yang kontra dengan proyek senilai Rp 152,5 miliar ini.

Tender pengadaan mobil dinas menteri ini diketahui muncul sejak 19 Maret tahun ini lewat laman resmi Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE). Lewat laman tersebut, dana pagu disiapkan Rp 152,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Sedangkan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 147,3 miliar.

Tender tersebut diikuti 41 perusahaan. Namun, diketahui hanya 4 perusahaan yang lolos tahap kualifikasi dan berhak mengajukan penawaran harga, yakni PT Astra International Tbk, PT New Ratna Motor, PT Hadji Kall, dan PT Agung Automall. Kemudian diketahui tender ini dimenangi PT Astra International Tbk_TSO dengan nilai Rp 147,2 miliar.

TSO di sini mungkin maksudnya Toyota Sales Operation.

Bagaimana tanggapan resmi Astra International soal kemenangan ini?

Boy Kelana Soebroto, Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk, menjawab saat ini informasi yang dapat disampaikan kepada publik hanya sebatas pada pengumuman lelang.

"Dalam menjalankan bisnisnya, Astra selalu mengikuti aturan dan proses yang berlaku," ujar Boy pada Merdeka.com, Jumat (23/8).

Boy juga belum bersedia menjawab merek dan model mobil baru yang akan dipasok Astra untuk pemerintahan baru nanti.

Sebagai informasi, Astra International memiliki 7 lini bisnis utama, salah satunya otomotif. Saat ini kelompok usaha ini memiliki merek otomotif Toyota, Daihatsu, Peugeot, Isuzu, BMW, dan UD Trucks di Indonesia.

Dengan ada kode TSO dalam dokumen tender, yang diduga Toyota Sales Operations, patut diduga mobil-mobil dinas baru menteri nanti adalah Toyota. Karena Toyota memiliki lini model paling lengkap, mulai dari sedan hingga low MPV, dengan dukungan purnajual yang sangat memadai.

Franciscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, diminta tanggapannya, hanya tersenyum saja. Dia tidak bersedia memberikan komentar. [sya]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini