Mandiri Utama Finance Incar Pembiayaan Syariah Rp 100 Miliar di 2019

Senin, 21 Januari 2019 15:26 Reporter : Syakur Usman
Mandiri Utama Finance Incar Pembiayaan Syariah Rp 100 Miliar di 2019 Presiden Direktur Mandiri Utama Finance Stanley S Atmadja. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Mandiri Utama Finance (MUF), anak usaha PT Bank Mandiri Tbk, mengincar pembiayaan syariah hingga Rp 100 miliar pada 2019. Pembiayaan MUF syariah merupakan unit usaha baru yang diresmikan pada September tahun lalu.

MUF merupakan perusaahaan multifinance dengan portofolio pembiayaan terhadap produk mobil, motor, dan multiguna. Saat ini produk MUF Syariah dipasarkan di 8 kantor cabang MUF Syariah. Seperti Jakarta, Tangerang, Subang, Magelang, dan Pekanbaru. Jumlah cabang ini akan ditambah seiring perkembangan produknya.

Stanley Atmadja, Presiden Direktur MUF, menjelaskan produk pembiayaan MUF Syariah akan terus dikembangkan, karena pasarnya potensial di Indonesia. MUF memandang unit usaha syariah sebagai layanan penting bagi perseroan ke depan.

"Pembiayaan syariah terus dilakukan persiapannya. Karena funding-nya harus syariah, timnya harus punya sertifikasi syariah, dan sebagainya. Maka itu, tahun ini pembiayaan syariah kami targetkan hingga Rp 100 miliar saja," ujar Stanley Atmadja, yang dijumpai Merdeka.com saat pengambilan gambar program video streaming CEO Talk, di kantornya, pekan lalu.

Secara umum, tahun ini MUF mengincar total pembiayaan Rp 8,1 triliun. Jumlah tersebut hanya naik sekitar 9 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat Rp 7,4 triliun.

Kata Stanley, pihaknya memperkirakan pertumbuhan pembiayaan baru tahun ini tidak besar, karena industri otomotif nasional cenderung stagnan. Pasar mobil diperkirakan tetap di level 1,1 juta unit, sedangkan sepeda motor berkisar enam juta unit.

Tahun ini, lanjut dia, kami proyesikan pembiayaan baru hanya Rp 8,1 triliun. Karena kami memandang tahun ini sebagai waktu konsolidasi sebagai perusahaan yang baru berusia 4 tahun. Seperti konsolidasi organisasi, sumber daya manusia, produktivitas cabang, kemampuan teknologi, hingga strategi marketing.

"2019 merupakan tahun persiapan buat 2020 yang kami prediksi ada kemajuan signifikan," pungkasnya. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Bank Syariah
  2. Kredit Motor
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini