Kinerja Bisnis Otomotif Astra Grup 2018: Laba Bersih dan Pangsa Pasar Turun!

Jumat, 1 Maret 2019 09:27 Reporter : Syakur Usman
Kinerja Bisnis Otomotif Astra Grup 2018: Laba Bersih dan Pangsa Pasar Turun! Menara Astra International. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kinerja lini usaha otomotif di kelompok usaha PT Astra International Tbk benar-benar dalam tantangan sepanjang 2018. Berdasarkan laporan keuangan Astra International 2018 yang dirilis kemarin, laba bersih dari bisnis otomotif turun 4 persen menjadi Rp 8,5 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara umum, laba bersih Astra Grup naik 15 persen menjadi Rp 21,7 triliun pada 2018 dengan total pendapatan usaha juga naik 16 persen menjadi Rp 239,2 triliun. Peningkatan itu berasal dari bisnis alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi, serta jasa keuangan.

Penurunan laba bisnis otomotif tersebut disebabkan penurunan margin operasi, meski terdapat kenaikan unit penjualan otomotif. Penjualan mobil Astra lebih tinggi 1 persen menjadi 582 ribu unit, tapi pangsa pasarnya turun menjadi 51 perssen dari 54 persen, akibat kompetisi semakin ketat.

Sementara penjualan sepeda motor PT Astra Honda Motor di pasar domestik naik 9 persen menjadi 4,8 juta unit, dengan pangsa pasar 75 persen.

Sementara PT Astra Otoparts Tbk yang bergerak di bisnis komponen otomotif, mengalami kenaikan laba bersih sebesar 11 persen menjadi Rp 611 miliar. Ini didorong kenaikan pendapatan dan kinerja penjualan pasar pabrikan otomotif (OEM) dan pasar suku cadang pengganti (replacement market). [sya]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini