Keren, Perusahaan Indonesia Kembangkan Teknologi Komunikasi Antar-Kendaraan (V2X)

Senin, 11 Januari 2021 13:16 Reporter : Syakur Usman
Keren, Perusahaan Indonesia Kembangkan Teknologi Komunikasi Antar-Kendaraan (V2X) teknologi komunikasi antarmobil, vehicle to something (V2X). ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Delameta Bilano, pemain utama teknologi sistem transportasi di Indonesia, menjadi pionir pengembangan teknologi vehicle to something (V2X). Teknologi ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan keselamatan transportasi, menjalankan kendaraan secara autonomous (tanpa pengemudi), dan digunakan di smart city transportation.

Saat ini V2X sedang marak dikembangkan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan beberapa perusahaan teknologi dan transportasi global seperti Google, Tesla, Huawei, Siemens, Toyota, VW, Mercedez, dan BMW. V2X juga akan diterapkan secara global oleh pabrikan otomotif dan perusahaan teknologi dunia itu.

"Kami yakin V2X akan berguna di Indonesia untuk kebutuhan keselamatan transportasi dan smart city. Ke depan, pengguna V2X akan mencapai ratusan juta kendaraan dan perangkat pintar,” ujar Tri Bayu Wicaksono, Direktur Utama Delameta, dalam keterangan resminya, akhir pekan lalu.

Menurut dia, perkembangan bisnis transportasi di era internet of things (IOT) membawa berbagai macam kemajuan teknologi, termasuk sistem V2X untuk transportasi. V2X merupakan teknologi komunikasi pertukaran data jarak pendek antarsesama sarana dan infrastruktur transportasi.

Dengan teknologi ini, kendaraan bisa berkomunikasi secara aman dengan kendaraan lain, biasa disebut V2V (vehicle to vehicle), serta antara kendaraan dan alat penerima lain V2D (vehicle to smart device).

Alhasil, sebagai contoh, mobil satu dan mobil lain bisa terhindar dari tabrakan, karena saling berkomunikasi menginformasikan jarak aman antarkendaraan.

Teknologi V2X juga bisa digunakan untuk berkomunikasi jarak pendek dengan smart traffic light, sarana perparkiran, dan berbagai sensor smart city untuk kebutuhan big data pemerintah dan pengguna.

Delameta, lanjut dia, bekerja sama dengan pemain global untuk melakukan riset bersama,seperti NXP dan ST Micro. Dengan demikian, modul V2X bisa diproduksi di dalam negeri, sehingga memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) tinggi.

Pengembangannya didukung kemampuan Delameta untuk beradaptasi dengan teknologi transportasi terkini dan masa depan.

Baca Selanjutnya: Sistem Pembayaran 32 Ruas Jalan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini