'Jin Botol' mejeng di Kustomfest 2013

Rabu, 9 Oktober 2013 19:51 Sumber :
All Team Dapur Cusom dan 'Jin Botol' (Doc. Dapur Custom)

Merdeka.com - Ada satu sudut di karpet merah yang menyita perhatian tim otosia.com, sosok moge kustom dengan warna dasar hijau bergaya Chopper sport. Di bawah naungan 'Warung SGPC Bu Wiryo 1959' yang berlokasi di Selokan Mataram Utara kampus Peternakan UGM dan Red Diamond, serta dari kreatifitas Ndawek Dapur Custom sosok 'Jin' ini berasal. 'Jin Botol' ini mejeng di gelaran Kustomfest 2013, Yogyakarta (5-6/10).

Sebuah kerjasama antara pecinta motor kustom dengan para kreator seniman motor menjadi cikal bakal lahirnya 'Jin Botol' ini. Red Diamond merupakan sebuah perusahaan kontraktor nasional, yang ditemui tim otosia.com saat itu terwakili oleh sosok bersahaja bernama Junaedy.

Kecintaannya kepada motor kustom memunculkan ide menjalin kerjasama dengan bengkel kustom kenamaan di Sleman yakni Ndawek Dapur Custom tepatnya di Jl Tantular Selatan 440, Pringwulung, Catur Tunggal, Depok, Sleman.

"Saya suka dengan motor kustom, saya berpikir bagaimana caranya semua orang bisa kita wadahi untuk membuat modifikasi dengan nama mereka sendiri (pemilik motor), sehingga kita hanya mem-back up dari segi teknis. Untuk itu saya berkerja sama dengan mas Bowo dan Ndawek Dapur Kustom," ungkap Junaedy akan kecintaannya pada dunia kustom.

Digawangi oleh Bowo akhirnya mas Ndawek yang juga nama builder-nya pun mengiyakan keinginan Junaedy untuk segera 'membangun' si 'Jin Botol'. Tak tanggung-tanggung beberapa part import dari Amerika dipersiapkan untuk menyusun Chopper sport bermesin Harley-Davidson Sportster 1963 ini.

Apa yang unik dengan 'Jin Botol'?

Saat pertama kali menyaksikan 'Jin Botol' ini, tim langsung melirik pada sektor kaki-kakinya yang unik. Sebelum melihat dari dekat, tim mengira bahwa Chopper sport ini tidak menggunakan jeruji. Namun, semuanya semakin jelas setelah tim bertemu dengan Bowo, Junaedy dan tim Dapur Custom di booth mereka.

"Kita langsung impor dari Amerika mas untuk membuat jari-jarinya, kita pakai bahan transparan dari jenis akrilik (acrylic) khusus berukuran 2cm yang kita padukan dengan velg Suzuki TS 21inci (depan) dan velg (mobil) Austin 7 (Seven) tahun 1924 ukuran 16inci," jelas Bowo dan Junaedy.

Ditanya soal harga - mereka sedikit merahasiakan awalnya, namun akhirnya sang sponsorship proyek Jin Botol ini menuturkan, "Untuk total biaya bisa ditulis range harga (sekitar) Rp 30-50 jutaan mas, tapi itu belum termasuk mesinnya lho ya," kelakar Junaedy dengan bangga.

Bagaimana Bro bikers 'Jamaah Kustomdiniyah' (meminjam kata Director Kustomfest 2013 - Lulut Wahyudi) cukup terinspirasi bukan? Penasaran dengan detail part dan teknis pengerjaannya? So, simak ulasan lengkap berikutnya ya!

(kpl/abe)


Sumber: Otosia.com
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.