Jelang lebaran, pasar mobil bekas naik hingga 50 persen

Selasa, 20 Juni 2017 13:49 Reporter : Syakur Usman
Jelang lebaran, pasar mobil bekas naik hingga 50 persen ilustrasi mobil bekas. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa sentra penjualan mobil bekas (mobkas) kota besar di Indonesia mengalami peningkatan. Faktor menyambut hari raya Lebaran disertai dengan pemberian uang Tunjangan Hari Raya (THR) membuat banyak konsumen mobil bekas semakin mudah mendapatkan mobkas idamannya.

Demikian data yang dikumpulkan tim Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Carmudi.co.id, baru-baru ini. Dari survei lapangan seperti di kawasan sekitar Jawa Barat, Litbang Carmudi menemukan fakta positif bagi bisnis mobkas.

Menurut salah seorang responden, terjadi peningatan penjualan mobkas 30 persen hingga 50 persen selama sebulan jelang Lebaran. "Jelang Lebaran tahun ini penjualan kami naik. Kalau dihitung-hitung, naiknya sekitar 30 persen. Kalau bulan biasa rata-rata terjual 15 unit, sekarang terjual kurang lebih 22 unit,” ucap Asep Agustyady, pemilik showroom Tiluf Mobilindo.

Kata dia, saat ini permintaan mobil bekas lebih banyak untuk mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) atau mobil keluarga, seperti Toyota Avanza. "Pertimbangan mudik membuat konsumen menyasar kendaraan yang bisa muat banyak.”

Namun, permintaan model lainnya juga tidak kalah banyak. Mobil murah atau LCGC bekas, seperti Agya, Ayla, Brio Satya, dan Datsun GO ternyata tidak sepi peminat. LCGC baru harganya murah, tapi harga mobil bekasnya tentu lebih murah, sehingga segmen ini cukup ramai. Cukup DP Rp 10 juta saja, konsumen sudah bisa bawa pulang Brio Satya atau Agya.

Sementara di sentra mobkas Jawa Tengah, atau lebih dikenal dengan Carmudi Sentra Otomotif (Carsentro) Semarang, Jawa Tengah, terungkap penjualan mobkas bisa mencapai 110-120 unit mobil per bulan. Atas tingginya penjualan mobkas di Semarang, Carmudi pun membuka satu lagi cabang Carsentro di kota tersebut.

"Terletak di Jalan Ahmad Yani, Semarang, kami nilai pemilihan lokasi yang strategis ditambah teknik marketing mumpuni, mampu meraih pangsa pasar maksimal," ujar Chandra Sidik, Head of Marketing and Public Relations Carmudi Indonesia.

Menurut lembaga pembiayaan BCA Finance, sebanyak 70 persen transaksi pembelian mobkas biasanya menggunakan fasilitas kredit. Sisanya melalui pembayaran tunai. Kemudahan untuk membayar uang muka kredit juga disebabkan adanya THR yang diterima bulan ini.

Taksi Online

Peningkatan transaksi mobkas juga diamati oleh Carmudi Indonesia, karena kebutuhan pengusaha taksi online yang semakin merebak ke seluruh kota besar di Indonesia. Menurut Litbang Carmudi, banyak diler mobkas mulai menyasar konsumen yang ingin membeli mobkas untuk usaha taksi online.

"Kami menilai penjualan mobkas meningkat secara nasional, dengan sekitar 30 persen pangsa pasarnya untuk pengusaha taksi online. Atas kebutuhan itu, kami juga mempermudah para pengusaha taksi online untuk memiliki mobkas dengan cashback Rp 2 juta, jika membeli secara kredit dengan mitra kami, BFI Finance," jelas Chandra.

Program cashback Rp 2 juta oleh BFI Finance ini terbuka untuk umum, tidak hanya pembelian mobkas melalui bursa mobkas Carsentro. Tapi bisa melalui pembelian secara online. Promo berlaku mulai 29 Mei 2017 dan berakhir 28 Juni ini. [ega]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Mobil Bekas
  3. Otomotif
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini