Jelajahi Kalimantan, Mouzza Zee Belajar Soal Toleransi Suku

Senin, 16 April 2018 19:21 Sumber :
Jelajahi Kalimantan, Mouzza Zee Belajar Soal Toleransi Suku Foto by Mouzza Zee

Merdeka.com -

Konflik Sampit pada awal tahun 2000-an silam memang masih membekas pada beberapa orang. Terlebih pada suku dayak dan madura. Tapi itu dulu.

Seperti Lady Biker asal Malang, Mouzza Zee yang saat ini sedang menjalani solo touring dalam Ekspedisi Kartini 4. Saat ini Mouzza memang sudah tiba di Tarakan, Kalimantan Utara.

Sebelumnya ia telah menjelajah sebagain pulau Kalimantan. Ia pun berangkat dari Pangkalan Bun, Kalimantan Barat lalu menuju Sampit, Kalimantan Tengah.

Di kota ini, Mouzza mengaku banyak belajar tentang bagaimana menjadi pribadi yang toleran. Masyarakat suku Dayak yang mendiami Sampit pun memiliki sikap toleran yang patut dicungi jempol.

Di Sampit, ia juga diajak untuk melihat bagaimana suku Dayak mampu hidup berdampingan dengan suku lainnya. "Saya sempat takut masuk Sampit, karena saya ada maduranya. Tapi ternyata diluar dugaan saya, masyarakat di sini sangat toleran," akunya kepada Otosia.com.

Tak hanya itu, ia pun sempat mengunjungi Tugu Perdamaian dan makam massal sampit. Seperti biasa, ia juga selalu bertemu dengan komunitas motor di masing-masing kota.

Selesai di Sampit, Mouzza mulai bergerak ke Palangkaraya dan melanjutkan ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Di sana, pemilik nama asli Siti Muzainah ini mengeksplore keindahan wisata yang kental akan budaya.

Apalagi yang identik dengan Banjarmasin, kalau bukan Pasar Apung. Tak lama ia melanjutkan touringnya ke Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Ia sempat turun membantu membersihkan teluk Balikpapan yang tercemar minyak. "Saya bantunya udah lumayan bersih pantainya, tinggal yang di laut itu," ujarnya.

(kpl/tys)

Topik berita Terkait:
  1. Touring
  2. Wanita Otomotif
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Sumber: Otosia.com

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini