Jadi Raja Pikap di Indonesia, Kenapa New Mitsubishi Colt L300 Diimpor dari Filipina?

Selasa, 28 Juni 2022 16:48 Reporter : Syakur Usman
Jadi Raja Pikap di Indonesia, Kenapa New Mitsubishi Colt L300 Diimpor dari Filipina? Peluncuran New Mitsubishi Colt L300 di segmen pikap.. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Mobil niaga ringan Mitsubishi Colt L300 bisa dibilang salah satu mobil ikonik di pasar otomotif Indonesia. Dipasarkan pada 1981 alias 41 tahun silam, mobil ini sukses mendominasi segmen small pikap di Tanah Air.

Saat ini L300 menguasai segmen small pikap 4x2 di Indonesia dengan pangsa pasar 63 persen. Total populasinya saat ini lebih 660.000 unit.

Pada hari ini, Selasa (28/6), Mitsubishi Motors Indonesia meluncurkan model baru mobil small pikap andalannya.

Ya, New Colt L300 dipasarkan dalam dua varian, yakni Pick-up Flat Deck Hitam yang dibanderol Rp 218,65 juta dan Cabin Chassis Hitam Rp 213,65 juta (on the road Jakarta).

Model baru ini sesuai dengan standar emisi terkini, Euro-4, dari Euro-2.

Kendati mobil legendaris dan ikonik di Indonesia, New Mitsubishi Colt L300 tidak lagi diproduksi di pabrik Indonesia. Saat ini Mitsubishi mengimpornya dari pabrik Mitsubishi di Filipina.

Tetsuro Tsuchida, Diretor of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menjelaskan karena ada beberapa pertimbangan mengenai hal teknis dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), untuk tahap awal mobil ini kami impor dari Filipina.

"Tapi keadaan ini akan terus dikaji. Kami akan menghadirkan langkah yang terbaik buat konsumen Indonesia," ujar Tsuchida saat jumpa pers secara daring di Jakarta, Selasa (28/6).

Menurutnya, konsumen tidak perlu khawatir soal proses pengiriman atau indennya, meski diimpor dari Filipina. Sebab jaraknya tidak jauh dari Indonesia. Prinsipnya, kami berusaha sebaik-baiknya supaya stok tetap aman.

"Jadi pengiriman unit tidak terdampak. Tidak perlu khawatir dengan masa inden. Bakal tidak ada hambatan inden lama," tegasnya.

MMKSI menargetkan penjualan New Colt L300 mencapai 30 ribu unit pada tahun pertamanya.

Irwan Kuncoro, Director of Sales and Marketing Division MMKSI, menambahkan selama ini pasar terbesar mobil small pikap ini adalah Pulau Sumatra. Volume penjualannya mencapai lebih 750 unit per bulan. Kedua, Jawa Timur dengan 300 unit per bulan.

Kami yakin dengan kehadiran model baru yang membawa berbagai keunggulan tambahan ini akan meningkatkan penjualannya lebih baik lagi.

"Jadi mayoritas konsumen L300 merupakan pengusaha dengan usaha turun temurun dari generasi ke generasi sehingga merasakan manfaat langsung L300. Jadi mereka adalah konsumen loyal L300. Kami meyakini pertimbangan mereka memilih L300 didasari performa dan ketangguhan untuk mendukung bisnis mereka. Yang terpenting juga kemudahan mendapat suku cadang L300 itu juga membuat mereka memilih L300," pungkas Irwan.

[sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini