Honda Accord produksi 2013-2016 ditarik, ada apa?

Senin, 4 Desember 2017 14:05 Reporter : Syakur Usman
Honda Accord produksi 2013-2016 ditarik, ada apa? Honda Accord. ©2017 cars.com

Merdeka.com - PT Honda Prospect Motor (HPM), agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia, mengumumkan kampanye pemeriksaan komponen battery sensor assy pada Honda Accord produksi tahun 2013 2016 yang diduga berpotensi bermasalah.

Kampanye pemeriksaan komponen ini dimulai pada Kamis, 30 November 2017, di seluruh diler resmi Honda di Indonesia. Proses penggantian komponen ini berlangsung kurang lebih selama 30 menit. Sementara program ini akan berjalan selama 6 bulan.

Unit yang teridentifikasi dalam program ini sebanyak 2.522 unit di Indonesia. HPM menjalankan kampanye ini sebagai bagian dari program global yang dijalankan oleh Honda Motor Co. Ltd, untuk memastikan standar keselamatan dan kualitas tertinggi pada seluruh produknya.

"Seluruh konsumen Honda berhak untuk mendapatkan kendaraan dalam kondisi standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi. Karena itu, program ini merupakan bagian dari evaluasi berkesinambungan yang kami lakukan terhadap seluruh produk, demi mencapai kepuasan pelanggan yang tertinggi," kata Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director HPM, dalam rilisnya kemarin.

Kata Jonfis, kampanye ini juga dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan akibat hubungan arus pendek yang terjadi pada internal battery sensor assy, dan kemungkinan terburuk dapat menyebabkan terbakar. Komponen sensor baterai pada Honda Accord yang teridentifikasi bermasalah akan dilakukan penggantian battery sensor assy tanpa pengenaan biaya apa pun.

Diler resmi Honda juga akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik mobil yang teridentifikasi. Untuk teknis pelaksanaan dan kelancaran proses perbaikan, konsumen dapat menghubungi atau datang ke diler resmi Honda terdekat untuk mendaftarkan kendaraannya atau menghubungi Honda Customer Care di toll free 0-800-11-22-789. [ega]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini