Hingga September 2015, ada 23 ribu kasus kecelakaan di Indonesia

Kamis, 24 September 2015 09:19 Reporter : Dwi Zain Musofa
Hingga September 2015, ada 23 ribu kasus kecelakaan di Indonesia Ilustrasi kecelakaan motor. ©Shutterstock.com/ Kodda

Merdeka.com - Angka kecelakaan di Indonesia selama 2015 ternyata cukup tinggi hingga menembus angka puluhan ribu.

Menurut Kepala Bidang Manajemen Operasional Rekayasa Lalu Lintas Korp Lalu Lintas Mabes Polri Kombes Pol Unggul Sediantoro, berdasarkan data Korps Lalu Lintas Mabes Polri hingga September 2015 jumlah kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 23.000 kasus.

Dari 23 ribu kasus yang terjadi, tercatat 23 ribu korban meninggal dunia yang harus meregang nyawa di atas apal.

Banyaknya angka kecelakaan ini selain diakibatkan human error dan sifat tak disiplin pengendara di jalanan, juga dipengaruhi mindset masyarakat terkait kendaraan.

Umumnya masyarakat sebuah produk otomotif itu mumpuni jika bisa melaju cepat. Hal ini didukung dengan industri otomotif saat ini yang seolah-olah menciptakan 'paradigma' kendaraan yang bagus itu adalah kendaraan yang memiliki kecepatan tinggi.

"Kalau kita lihat sekarang iklan motor atau mobil hanya mengedepankan pandangan bahwa motor yang hebat atau bagus adalah motor yang kecepatannya tinggi. Hal ini pun, memicu masyarakat untuk mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi," kata Unggul Sediantoro, seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut dirinya mengatakan mencegah terjadinya kecelakaan dalam berlalu lintas juga tergantung pada kesadaran para pengendara.

"Kami imbau atur lah kecepatan sesuai dengan rambu-rambu yang dibolehkan. Soal kendaraan yang dilengkapi dengan airbag atau safety belt, itu hanya perlindungan pasif saat terjadi kecelakaan," kata dia. [dzm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini