Gerah pelemahan rupiah, pabrikan otomotif evaluasi harga jual bulan ini

Jumat, 6 Juli 2018 08:00 Reporter : Syakur Usman
Pabrik Toyota. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pabrikan otomotif di Indonesia mulai gerah terhadap tren pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus Rp 14.400. Salah satunya, Hyundai Indonesia, yang menargetkan akhir Juli harus mengambil sikap untuk menaikkan harga jual produknya. Sedangkan pabrikan lain, seperti Toyota Indonesia, masih wait and see.

Berdasarkan data Bank Indonesia, nilai tukar rupiah berakhir melemah 31 poin atau 0,22 persen di level Rp 14.394 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (5/7).

Mukiat Sutikno, Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia, mengungkapkan pada akhir Juli ini, pihaknya harus mengambil sikap terhadap tren pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS. Sebab kurs Rp 14.400 per dolar saat ini sudah sangat jauh dibandingkan kurs di Desember yang di level Rp 13.500. Apalagi kurs Desember tersebut masih menjadi patokan bagi pabrikan otomotif di Indonesia.

"Kenaikan harga jual akan dilakukan, tapi dilakukannya secara progresif atau tidak, itu problemnya. Namun, industri otomotif kesulitan melakukan penyesuaian langsung. Kami akan menyesuaikan secara seimbang, di titik di mana konsumen bisa menerima kenaikan. Sebab kondisi ekonomi nasional stagnan, sehingga kami tidak bisa menaikkan harga akibat kurs ini saja," ujar Mukiat yang ditemui usai perkenalan New Hyundai H-1 di Jakara, kemarin.

Henry Tanoto, Vice President PT Toyota-Astra Motor, pernah mengaku pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS berdampak terhadap biaya produksi. Namun, pihaknya mengupayakan dampaknya terhadap konsumen sangat minim, termasuk kenaikan harga jual produk.

Sebelumnya, beberapa pabrikan otomotif lain di Indonesia juga memperhatikan betul tren pelemahan kurs rupha terhadap dolar AS. Seperti Mitsubishi Motors Indonesia, Suzuki Indonesia, dan lain-lain. Mereka mengakui pelemahan kurs rupiah sangat strategis sebab mempengaruhi biaya pokok produksi. Apalagi komponen utama moibl masih banyak yang diimpor. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Hyundai
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini