Ford Indonesia tutup, awas dampak buruk mengancam!

Rabu, 27 Januari 2016 20:41 Reporter : Syakur Usman
Ford Indonesia tutup, awas dampak buruk mengancam! Ford. © Caranddriver.com

Merdeka.com - Kabar buruk stop beroperasinya PT Ford Motor Indonesia masih meninggalkan tanda tanya besar bagi konsumen mobil Ford di Indonesia. Mereka khawatir penutupan Ford Indonesia akan menyebabkan ketidakpastian soal layanan purnajualnya.

Hal tersebut disampaikan Widhi, warga Jakarta Selatan, yang memiliki Ford Everest lansiran 2010. "Sebagai pengguna Everest, saya khawatir penutupan ini akan berdampak terhadap harga suku cadang mobil Ford di Indonesia," ujar Widhi kepada Merdeka.com, Rabu (27/1).

Menurut dia, hal lain yang dikhawatirkannya, potensi penurunan layanan di bengkel resmi Ford. Hingga diumumkan stop beroperasi pada Senin (25/1) lalu, Ford Indonesia memiliki 44 dealer yang bekerja sama dengan mitra lokal.

Dimintai tanggapan soal ini, Lea Kartika Indra, Direktur Komunikasi Ford Indonesia, berkomentar normatif saja.

Kata dia, konsumen mobil Ford dapat terus mengunjungi dealership resmi Ford untuk mendapat seluruh dukungan penjualan, servis, dan garansi hingga dikatakan lain oleh perusahaan. Sekarang ini, setelah keputusan untuk keluar dari pasar Indonesia dibuat, kami akan menyusun finalisasi rencana untuk menyediakan kesinambungan dukungan servis dan garansi setelah kepergian kami di Indonesia. Dan kami akan menginformasikan kepada pelanggan kami tentang pengaturan yang baru sebelum transisi terjadi.

"Soal kekhawatiran harga suku cadang bakal naik dan penurunan layanan dealer, komentar saya sama dengan yang di atas. Sebab kami masih finalisasi rencana transisi. Jadi prioritas kami saat ini adalah mendukung transisi yang lancar," ujar Lea menutup perbincangan. [ega]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini