DFSK Pamer Teknologi Kendaraan Listrik Komersial Ringan di IEMS 2021

Rabu, 24 November 2021 19:41 Reporter : Syakur Usman
DFSK Pamer Teknologi Kendaraan Listrik Komersial Ringan di IEMS 2021 DFSK ikut pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 kembali hadir dengan misi sosialisasi teknologi kendaraan listrik yang ada di Indonesia. IEMS 2021 berlangsung secara hybrid di kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, pada 24 - 26 November 2021.

DFSK sebagai produsen otomotif di Indonesia turut hadir sambil unjuk teknologi unggulannya berupa kendaraan listrik yang efisien dan perawatan terjangkau. DFSK menampilkan kendaraan listrik murni, yakni DFSK Gelora E sebagai kendaraan listrik komersial ringan pertama di Indonesia yang dikembangkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat modern dan nol emisi gas buang.

“DFSK mengembangkan kendaraan listrik sejak lama dan sudah terwujud melalui kehadiran DFSK Gelora E yang ramah lingkungan, efisien, dan siap memenuhi berbagai kebutuhan. Kehadiran kedua kendaraan ini menjadi bentuk komitmen DFSK terhadap perkembangan industri otomotif yang mengarah kepada kendaraan tanpa emisi gas buang, sehingga bisa menghasilkan lingkungan lebih sehat dan segar,” ujar PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile Achmad Rofiqi, Rabu (24/11).

Kehadiran dua kendaraan listrik itu juga menjadi bukti dukungan DFSK terhadap pemerintah yang gencar mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air. DFSK juga menunjukkan dukungan nyata dengan sudah mulai memasarkan DFSK Gelora E.

Spek DFSK Gelora E

Mobil listrik DFSK Gelora E tersedia dalam model Minibus yang cocok untuk sarana transportasi wisatawan, karena menawarkan kabin lega dan nyaman. Ada pula model blind van yang sangat tepat digunakan sebagai kendaraan angkutan barang atau logistik dengan panjang ruang bagasi hingga 2,63 meter. Selain itu, DFSK Gelora E memiliki kabin senyap dan tidak meninggalkan bau kurang sedap akibat pembakaran bahan bakar minyak (BBM).

DFSK Gelora E mendukung bisnis melalui biaya operasional harian terbilang rendah sehingga memungkinkan untuk meningkatkan margin keuntungan bisnis. Baik model minibus maupun blind van, hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 200 per kilometer. Biaya ini lebih rendah sepertiga dibandingkankendaraan komersial konvensional, alhasil lebih hemat biaya operasionalnya.

Soal jarak tempuh pun tidak usah risau, karena DFSK Gelora E memiliki jarak tempuh hingga 300 kilometer berdasarkan (New European Driving Cycle (NEDC). Pengisian daya baterainya juga mudah berkat sistem pengisian normal yang cocok untuk istrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A atau fitur fast charging yang mana kapasitas 20-80 persen hanya butuh waktu 80 menit. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Mobil Listrik
  3. DFSK
  4. DFSK Gelora E
  5. BPPT
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini