Debut Global Ferrari J50, hanya diproduksi 10 unit

Reporter : Syakur Usman | Kamis, 22 Desember 2016 12:39
Debut Global Ferrari J50, hanya diproduksi 10 unit
Ferrari J50. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Ferrari memperkenalkan sebuah mobil baru seri terbatas, yaitu Ferrari J50. Debut dunia Ferrari J50 ini digelar saat perayaan 50 tahun Ferrari di Jepang, di National Art Center, Tokyo, pekan lalu.

Ferrari J50 merupakan model roadster dua penumpang dengan mesin belakang, yang menandai kembalinya desain Targa yang menggugah dari beberapa road car Ferrari yang sangat dicintai pada era 1970-an dan 1980-an. Dibuat oleh departemen Special Project Ferrari dan dirancang oleh tim Ferrari Styling Centre di Maranello, J50 hanya diproduksi 10 unit. Sesuai dengan semangat tradisi fuori serie Ferrari, setiap unit akan diciptakan secara khusus sesuai dengan keinginan klien.

Dibuat berdasarkan model 488 Spider, J50 ditenagai oleh mesin V8 versi 690 cv berkapasitas 3,9 liter. Mesin ini memenangi kategori overall penghargaan International Engine of the Year Award 2016.

Ferrari J50 2016 Merdeka.com


Dalam rilis yang diterima Merdeka.com dari Ferrari Jakarta, J50 memiliki kerangka badan baru dan berdesain futuristik yang radikal, dengan karakter khas yang sesuai dengan selera klien. Pendekatan desain didorong oleh keinginan untuk menciptakan roadster bersuspensi rendah, yang mencerminkan nilai-nilai dasar Ferrari dalam hal kegesitan dan ketangkasan.

Untuk mencapai hal ini, dinamika kuat diterapkan di sisi mobil dengan saling mengaitkan dua garis panduan utama: bagian tepi atas miring dari jendela samping, terus hingga ke kaca depan, dan swage line hitam landai yang secara dramatis timbul dari bagian hidung yang rendah dan menghilang di belakang asupan udara dari pintu.

Ferrari J50 2016 Merdeka.com


Sementara efek 'helmet visor', yang muncul dari grafik jendela, mengingatkan pada kompetisi terbuka Ferrari barchettas pada era 1950-an, garis pemisah hitam menampilkan penafsiran baru dari styling khas Ferrari, yang berulang kali terlihat pada model-model ikonik, seperti GTO, F40, dan F50.

Mengelilingi bagian depan mobil dengan ketinggian di bawah lutut, garis ini merupakan elemen kunci yang mengubah persepsi terhadap beltline, diatur jauh lebih rendah dari biasanya, mengubah J50 menjadi sebuah barchetta.

Ferrari J50 2016 Merdeka.com


Bagian kap mesin dibuat lebih rendah di bagian tengah dengan puncak lengkungan roda yang terangkat, menampilkan otot-otot yang menekankan ciri khas mobil sport bermesin belakang Ferrari. Dua saluran udara berserat karbon di kap depan membuat massa bagian depan terlihat lebih kecil dan tajam, semakin dipertegas oleh headlight LED yang menampilkan profil khas dan sangat dinamis.

Ferrari J50 mendapat keuntungan dari pengembangan aerodinamika yang rinci dengan sejumlah solusi fungsional yang signifikan. Pertama, radiator telah diposisikan lebih berdekatan, dan bumper depan telah sepenuhnya didesain ulang. Rel atas kaca depan telah diturunkan sehingga memungkinkan lebih banyak aliran udara di atas aero foil dan di atas sayap belakang.

Bagian ekor yang canggih didominasi oleh interaksi berseni antara tema desain grafis dan elemen tiga dimensi. Mesin mobil ini dibingkai oleh penutup polikarbonat transparan yang dirancang sedemikian rupa untuk menonjolkan dua roll hoop terpisah yang melindungi kepala pengemudi dan penumpang. Sebuah aero foil melintang dijadikan sebagai jembatan antara hoop, yang secara efektif menampilkan kembali salah satu fitur paling khas dari prototipe sports Ferrari tahun 1960-an.

Bagian belakang terlihat agresif secara alami, dengan desain lampu belakang quad menjadikan mobil terlihat lebih lebar di bawah profil sayap ber-downforce tinggi. Diffuser belakang memiliki bentuk extractor yang terinspirasi oleh afterburner mesin jet, memberikan mobil kekuatan yang lebih besar. Rim 20" yang ditempa dengan desain yang unik dibuat secara khusus untuk model edisi terbatas ini.

Di bagian dalam kabin, potongan khusus menghiasi kursi sports, menampilkan desain kontur kap belakang untuk menghadirkan fitur khas terbaik. Atap targa berserat karbon dibagi menjadi dua bagian yang tertata rapi di belakang kursi.

Baca juga:
Dibanderol Rp 10 Miliaran, ini daya tarik Ferrari GTC4Lusso T
Mobil sport 4-seater Ferrari GTC4Lusso T dipasarkan di Indonesia
Ferrari GTC4Lusso, mobil mewah terbaru dengan 4 pintu
Ferrari umumkan pergantian CEO baru
Begini sensasinya naik Ferrari Elektrik pakai Virtual Reality!

[ega]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Ferrari# Otomotif

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE