Dapatkah All New Livina Mengembalikan Nissan ke Kelompok 10 Besar Otomotif Indonesia?

Kamis, 21 Februari 2019 08:00 Reporter : Syakur Usman
Dapatkah All New Livina Mengembalikan Nissan ke Kelompok 10 Besar Otomotif Indonesia? all new nissan serena. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketiadaan mobil baru terutama model small MPV membuat Nissan terpuruk di pasar otomotif Indonesia. Data penjualan ritel Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun lalu menggambarkan keterpurukan tersebut.

Pada 2018, penjualan ritel Nissan Indonesia hanya 6.999 unit. Volume itu anjlok 55,2 persen dibandingkan total penjualan tahun sebelumnya yang 15.613 unit.

Akibat penurunan penjualan itu, Nissan terpental dari kelompok 10 besar merek otomotif di Indonesia pada 2018. Nissan dipaksa keluar dari kelompok bergengsi itu oleh Wuling, yang naik ke peringkat 9 dari 13 dengan mencatat penjualan 15.162 unit dan meraih pangsa pasar 1,3 persen. Padahal di 2017, Nissan berada di posisi ke-9 dengan volume 15.613 unit dan pangsa pasar 1,5 persen.

Demi melawan laju keterpurukan supaya tidak makin cepat, Nissan Indonesia meluncurkan All New Livina, kemarin (19/2). Peluncuran ini terbilang istimewa, karena bersifat global dan selang 12 tahun kemudian sejak menjual Grand Livina di Indonesia pada 2007.

Dapatkah All New Livina mengangkat Nissan Indonesia dari keterpurukan dan mengembalikannya ke kelompok 10 besar merek otomotif?

Isao Sekiguchi, Presiden Direktur Nissan Indonesia, sangat diplomatis menjawab pertanyaan Merdeka.com tersebut. Dia juga tidak menyebutkan target penjualan All New Livina tahun ini.

Kata dia, kita lihat saja, semua bergantung respons konsumen otomotif Indonesia sejak peluncuran All New Livina.

"Kami membutuhkan dukungannya (media) untuk kembali ke kelompok 10 besar," ujar Sekiguchi-san sambil tersenyum lebar.

All New Livina bermain di segmen small MPV 1.5L, yang merupakan segmen pasar mobil terbesar di Indonesia. Mobil keluarga ini menggunakan platform Mitsubishi Xpander, yang sukses dengan menjadi mobil terlaris kedua di Indonesia karena mencatat penjualan wholesales lebih dari 75 ribu unit di Januari-Desember 2018.

Maka itu, model lawas Livina; Grand Livina, merupakan andalan Nissan Indonesia di pasar alias menjadi tulang punggung. Pada 2017, penjualan Grand Livina berkontribusi sekitar 40 persen terhadap total pasar Nissan Indornsia. Sedangkan pada 2018 kontribusinya 38 persen.

Jadi, mampukah All New Livina mengangkat Nissan Indonesia? Waktu akan menjawabnya. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Nissan Livina
  2. Mobil Baru
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini