Congrats, Penjualan Mobil Mitsubishi Januari-Juli 2021 Lampaui Volume Tahun Lalu

Kamis, 19 Agustus 2021 08:54 Reporter : Syakur Usman
Congrats, Penjualan Mobil Mitsubishi Januari-Juli 2021 Lampaui Volume Tahun Lalu Mitsubishi Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition dan Xpander Black Edition. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Penjualan mobil Mitsubishi Motors Indonesia periode Januari-Juli tahun ini sebesar 57 ribu unit sudah melampaui total penjualan tahun lalu yang hanya 55 ribu unit. Raihan ini terutama akibat faktor kebijakan diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 100 persen untuk mobil 1.500 cc ke bawah yang diproduksi di Indonesia.

"Pasar nasional juga sedang mengalami pemulihan. Total pasar otomotif nasional hingga Juli mencapai 452 ribu unit, setara dengan 78 persen dari pasar tahun lalu. Jadi kami perkirakan target penjualan asosiasi (Gaikindo) tahun ini yaitu 750 ribu unit terlampaui," ujar Irwan Kuncoro, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), dalam jumpa pers daring, kemarin.

Menurut Irwan, selain relaksasi PPnBM periode Maret-Agustus, faktr pendukung lainnya adalah kenaikan kebutuhan masyarakat di sektor-sektor tertentu seperti kendaraan niaga di indystri logistik. Serta strategi penjualan setiap perusahaan otomotif termasuk MMKSI untuk mendorong penjualan kala pandemi yang menantang, antara lain mengoptimalkan digital marketing akibat pergeseran pola konsumen dari offline menuju online.

Di lini MMKSI, Low MPV Mitsubisi Xpander dan Xpander Cross masih menjadi model terlaris dan berkontribusi tertinggi. Hal ini bisa dilihat dari penjualan Xpander pada Juli lalu yang mencapai 4.569 unit, memiliki pangsa pasar 33 persen.

Model-model lain Mitsubishi seperti Pajero Sport juga mampu mempertahankan dominasinya di sehgmen nmeidum SUV. Pangsa pasarnya 47 persen. Sementaara crossover Mitsubishi Eclipse Cross memiliki pangsa pasar 11 persen.

Di segmen kendaraan niaga ringan, Mitsubishi Triton berhasil menjaga posisi pemimpin pasar dengan pangsa pasar 55 persen. Ini ditunjang pemulihan industri pertambangan dan perkebunan serta kenaikan harga komoditas seperti kelapa sawit.

[sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini