Carro siapkan dana 1 triliun untuk layanan market place mobil bekas Indonesia

Selasa, 31 Juli 2018 13:46 Reporter : Syakur Usman
carro siap investasi di indonesia. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Platform market place otomotif, Carro, siap memberikan layanannya di Indonesia, setelah sukses memberikan dampak signifikan dalam ekosistem otomotif di Singapura. Didirikan oleh Alif Priyono, mantan petinggi Tokobagus atau OLX, dan Aditya Lesmana, salah seorang co-founder-nya, Carro Indonesia mulai memperkenalkan diri ke diler mobil bekas sejak awal tahun ini.

Kami berhasil mengumpulkan dana Series B sebesar Rp 1 triliun akhir bulan lalu. Dana tersebut akan digunakan salah satunya untuk mengembangkan market place di Indonesia ujar Aditya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (31/7).

Dana tersebut diperoleh dari berbagai lembaga investasi ventura ternama, seperti AlphaJWC, Skystar, Softbank, Singtel, Insignia, dan B Capital.

Saat ini Carro Indonesia fokus menyediakan layanan Jual-Cepat bagi kustomer yang ingin menjual mobil bekas. Dengan slogan "Sell your car in 30 minutes", Carro memberikan solusi bagi kustomer yang ingin menjual mobil bekas dengan cepat, aman, dan nyaman. Selain itu, Carro juga membantu perusahaan yang ingin menjual aset kendaraan tanpa biaya administrasi, biaya pemindahan unit, maupun biaya-biaya tambahan lainnya.

Saat ini kami memiliki mitra lebih dari 3.000 diler mobil bekas di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara. Carro mengembangkan model bisnis C2B2C dan memposisikan diri sebagai supply bagi diler mobil bekas, kata Alif.

Menurut Alif, pihaknya memperkenalkan teknologi yang akan mengubah pasar tradisional mobil bekas di Indonesia. Caranya dengan memberikan alternatif platform yang kredibel, selain cara tradisional seperti classified.

Selama memberikan layanan supply ke diler mobil bekas, Carro Indonesia juga berkomitmen untuk memberikan harga terbaik bagi setiap pihak. Sejak berdiri, Carro Indonesia berhasil memfasilitasi ribuan transaksi antara kustomer dan diler.

Terkait dengan meningkatnya kemacetan di Jakarta? Carro Indonesia menawarkan solusi intercity kepada pemerintah, yakni menyalurkan mobil dari Jakarta ke pasar di luar wilayah Jabodetabek. Carro meyakini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi pengusaha mobil bekas di Indonesia.

Kami menargetkan pasokan ke diler mobil bekas sebanyak 1.000 unit per bulan di akhir tahun ini, pungkas Alif. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Mobil Bekas
  2. Digital Startup
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini