Cara Mudah Merawat Mobil Transmisi Otomatis, Perhatikan Komponen Utama Ini

Sabtu, 10 Oktober 2020 07:30 Reporter : Syakur Usman
Cara Mudah Merawat Mobil Transmisi Otomatis, Perhatikan Komponen Utama Ini jaringan bengkel CARfix. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Mobil dengan transmisi otomatis semakin populer di Indonesia. Dengan kondisi jalan yang cenderung macet di kota-kota besar, mobil transmisi otomatis menjadi favorit konsumen.

Mobil murah ramah lingkungan (LCGC) transmisi otomatis termasuk pilihan idaman, terutama bagi keluarga muda sebagai pengguna mobil pertama. Karena lebih mudah dikendarai tanpa menginjak pedal kopling.

Saking lebih mudah dioperasikan, mobil ini sering digunakan untuk sehari-hari. Sayangnya, kita lebih suka menggunakannya, alih-alih merawatnya. Padahal perawatan ini penting supaya kita terhindar dari masalah di jalan, seperti mogok.

Nah, bagaimana cara mudah merawat mobil transmisi otomatis?

Sigit Wahyu Anggoro, Division Head After Sales & Biz Solution CARfix Indonesia, menjelaskan mobil LCGC transmisi otomatis memang disukai konsumen mobil, karena cenderung bersifat worry free dalam penggunaannya. Misalnya, transmisi non-manual alias otomatis dan akinya free maintenance.

"Sering terjadi pengguna lupa perawatan kendaraannya, padahal mobil transmisi otomatasi ini dipakai harian yang banyak menguras kinerja komponen rem," ujar Sigit pada Merdeka.com, Jumat (9/10).

CARfix adalah jaringan bengkel modern yang menerima servis atau merawat mobil transmisi otomotis dari berbagai merek termasuk LCGC.

Komponen Rem dan Aki

Berdasarkan data bengkel CARfix, rata-rata pengguna mobil transmisi otomatis lupa untuk merawat komponen rem dan aki. Padahal dua komponen ini strategis untuk mendukung performa transmisi otomatis.

Sigit mencatat ada kebiasaan buruk di konsumen otomotif Indonesia, yakni mobil yang baru dihidupkan langsung dijalankan, sehingga berpotensi membuat akinya drop lebih besar, akibat kehilangan daya, meski umur pemakaiannya terbilang baru.

Untuk kebiasaan buruk ini, saran Sigit, pengguna tidak terburu-buru menjalankan mobilnya, sesaat setelah dihidupkan.

"Yang penting diperhatikan lagi adalah oli transmisi otomatis. Ini sangat penting, karena kekuatan transmisi otomatis ada di oli transmisi. Jangan sampai terlambat diganti, karena kalau transmisi matik rusak bisa berdampak ke komponen lain seperti bagian mesin. Hasinya, mobil bisa terganggu semuanya. Dan biaya perbaikannya akan jauh lebih mahal," paparnya.

Baca Selanjutnya: Perhatikan Oli Transmisi Matik...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini