Alasan All New Serena versi Indonesia Tidak Lengkap Fitur Nissan Intelligent Mobility

Selasa, 16 April 2019 10:04 Reporter : Syakur Usman
Alasan All New Serena versi Indonesia Tidak Lengkap Fitur Nissan Intelligent Mobility all new nissan serena. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Diluncurkan medio Februari lalu di Jakarta, All New Nissan Serena menawarkan mobil high MPV yang sarat teknologi pintar dengan brand Nissan Inteligent Mobility. Tak heran, All New Nissan Serena merupakan mobil MPV nomor satu di pasar Jepang sejak 2017. Apalagi Nissan Indonesia mengimpor secara CBU All New Serena dari Jepang.

Di Indonesia, All New Serena berada di segmen high MPV. Di segmen ini, All New Serena bersaing dengan Toyota Voxy dan Mazda Biante.

Sayangnya, tidak semua fitur pintar itu disematkan di All New Nissan Serena versi pasar Indonesia. Hanya beberapa, seperti intelligent around view monitor (i-AVM), intelligent sliding doors, dual back doors, multimedia display with smartphone connectivity, dan advance MID 7 ukuran inci with i-AVM dan Moving Object Detection (MOD).

Sesuai namanya, fitur pintar i-AVM misalnya menawarkan manfaat sangat luas. Seperti pengemudi mendapat pandangan jelas, 360 derajat, di sekitarnya berkat kamera di empat sisi All New Serena. Fitur ini juga memudahkan Anda untuk parkir dan melihat keadaan sekeliling mobil secara menyeluruh. Plus Moving Object Detection (MOD) yang memberi tahu saat ada sesuatu yang bergerak di belakang mobil.

Sementara fitur Nissan Intelligent Mobiliy yang tidak disematkan di All New Serena versi Indonesia, antara lain fitur semi-autonomous driving Pro-Pilot dan mesin listrik e-Power. Tiadanya fitur pintar Nissan Serena versi Jepang di versi Indonesia memiliki banyak pertimbangan.

Janjikan Fitur Lebih Lengkap

Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, mengakui tidak semua fitur intelligent mobility ada di All New Serena untuk pasar Indonesia. Seperti e-Power dan Pro-Pilot yang memang ada untuk pasar Jepang, yang menawarkan fitur pengendaraan yang dinamis.

Dia mencontohkan, fitur autonomous driving Pro-Pilot. Kami perlu kerja keras untuk mengembangkan fitur ini di Indonesia kelak, karena kondisi lalu lintas di Indonesia dan banyaknya ojek sepeda motor. Maka itu, kami lakukan tes terhadap fitur intelligent mana yang cocok untuk pasar Indonesia dan mana yang tidak cocok. Tes ini dilakukan oleh tim R&D Nissan Indonesia.

"Nissan Intelligent Mobility sebuah journey. Nanti kami akan masukkan lebih banyak fitur ini di Indonesia," ungkap Sekiguchi menjawab Merdeka.com, di sela media test drive All New Serena di Jakarta, Senin (15/4).

Jauhari Adzannis, Senior Manager R&D Nissan indonesia, menambahkan, All New Serena yang dipasarkan di Indonesia memang mengalami penyesuaian dari versi Jepang. Sehingga tidak semua fitur Nissan Intelligent Mobility disematkan, termasuk intelligent rearview mirror.

"Fitur-fitur yang disematkan di All New Serena versi Indonesia sudah sesuai dengan hasil verifikasi kami di lapangan. Tapi memang ada yang belum diverifikasi makanya tidak dipasang seperti Pro-Pilot, karena kondisi jalan di Indonesia belum memadai, seperi garis jalan yang sering hilang," ujarnya pada kesempatan yang sama. [sya]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini