Yamaha terpuruk, Vinales tetap ingin lanjutkan kontrak

Kamis, 7 Desember 2017 14:06 Sumber :
Maverick Vinales (c) Yamaha

Merdeka.com - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku sama sekali tak terpikir untuk pindah tim lagi pada 2019, meski motor YZR-M1 miliknya tak mampu tampil kompetitif seperti dugaan awal. Kepada Marca, rider berusia 22 tahun ini mengaku memilih untuk tak ambil pusing soal kontrak.

Vinales bergabung dengan Yamaha pada akhir 2016, dan kontraknya akan habis pada akhir 2018. Ia pun yakin keadaan Yamaha akan membaik seperti sedia kala. Jadi, menurutnya tak ada alasan untuk bertindak gegabah dan menyerah begitu saja dalam menghadapi keterpurukan sepanjang musim 2017.

"Saya rasa situasi kami takkan terus seperti ini. Situasinya bakal sempurna. Kami akan menjalani tahun yang hebat. Bersama Yamaha, kami membentuk tim yang hebat dan kekuatan fantastis. Saya sangat menghargai mereka. Jadi saya memilih tak memikirkan kontrak. Jelas saya ingin melanjutkan kerjasama dan selalu tampil baik," ujarnya.

Saat ini, Vinales pun dikelilingi oleh anggota kru yang telah mendukung Jorge Lorenzo selama sembilan tahun membela Yamaha, termasuk sang crew chief, Ramon Forcada. Juara dunia Moto3 2013 ini juga tak punya niatan untuk mengubah struktur timnya, meski "perjalanan" selama 2017 tak sesuai ekspektasinya.

"Saya sangat nyaman dengan mereka. Ramon punya banyak pengalaman, bekerja sangat baik dan selalu memperhatikan segalanya. Bila ada yang bekerja dengan baik, mending tak usah menyentuhnya. Kami memang terpuruk musim ini, tapi saya tak pernah punya masalah dengan siapapun di tim kami. Kami selalu dekat, dan makin dekat usai mengalami momen buruk," pungkasnya. (mrc/kny)


Sumber: Bola.net
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.