Waktu tersulit olahraga skydiving

Senin, 13 Juni 2016 17:00 Reporter : Iwan Tantomi
Waktu tersulit olahraga skydiving Waktu tersulit olahraga skydiving ©shutterstock

Merdeka.com - Salah satu cara paling asyik dalam memancing adrenalin adalah dengan beraksi skydiving. Olahraga ini membuat seseorang dijatuhkan dari atas pesawat yang terbang beberapa puluh ribu kaki di atas permukaan tanah. Dalam beberapa detik kemudian, kanopi atau parasut dikembangkan yang membuat skydiver tersebut melayang-layang di udara.

Meski terlihat sangat menyenangkan, tapi sebenarnya ada beberapa hal yang membuat skydiving ini disebut sebagai olahraga ekstrem. Apa saja?

Parasut Gagal Mengembang

Apes bisa terjadi pada siapa saja, termasuk para skydiver. Karena itulah biasanya mereka membawa parasut cadangan untuk berjaga-jaga ketika kanopi gagal mengembang sempurna. Parasut yang gagal mengembang akan dilepaskan talinya, kemudian menggunakan parasut cadangan untuk mendarat ke tanah.

Pingsan

Biasanya hal ini terjadi pada skydiver pemula yang melakukan terjun tandem dengan instruktur. Saking serunya, adrenalin benar-benar terpompa keluar hingga membuat skydiver tak sadarkan diri beberapa saat setelah terjun dari pesawat. Ini merupakan saat tersulit karena momen beberapa detik yang sangat berharga bakal terbuang percuma.

Turbulensi

Tekanan udara dan hembusan angin yang kuat di atas sana menciptakan ruang-ruang kosong yang disebut sebagai turbulensi. Bila sedang naik pesawat dan bergoyang hebat, itulah saat di mana pesawat menabrak turbulensi. Para skydiver biasanya bakal kerepotan menghadapi faktor ini. Tapi bagi yang sudah berpengalaman, seperti para atlet nasional, turbulensi adalah sebuah tantangan untuk dilewati.

Bagi penggila olahraga ekstrem, kesulitan dan tantangan adalah untuk dipelajari, kemudian disempurnakan. Merdeka.com dan Vaseline Men memberi kesempatan bagi siapa saja yang gemar olahraga ekstrem untuk menjajal sensasi skydiving di Karimunjawa.

Daftarkan diri di wei.merdeka.com/join dan unggah video 30 detik yang menceritakan aksi-aksi ekstrem hingga tanggal 16 Juni. Tiga video paling apik dan ekstrem bakal dipilih sebagai pemenang untuk merasakan skydiving di Karimunjawa, longboarding di Sumba, serta mountain biking di Rinjani.

onesia. Seperti yang diketahui bahwa Merdeka.com dan Vaseline Men mengadakan kontes WEI dengan hadiah liburan ekstrem, longboarding di Sumba, skydiving di atas awan Karimunjawa, serta mountain biking di Rinjani. (xpi) [tmi]

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini