Sosok relawan disabilitas hadirkan inspirasi di Asian Para Games 2018

Rabu, 17 Oktober 2018 07:00 Reporter : Wuri
Sosok relawan disabilitas hadirkan inspirasi di Asian Para Games 2018 Sosok relawan disabilitas hadirkan inspirasi di Asian Para Games 2018. ©Vidio

Merdeka.com - Nggak bisa dipungkiri lagi, kehadiran volunteer menjadi salah satu hal yang mendukung suksesnya Asian Para Games 2018. Mereka adalah sosok yang siap membantu para atlet, media, hingga panitia penyelenggara. Khusus untuk Asian Para Games 2018 ini, Inapgoc merekrut ribuan relawan untuk kesuksesan acara.

Nggak hanya mereka yang normal secara fisik saja yang bisa menjadi volunteer. Ada juga sosok relawan penyandang disabilitas yang menghadirkan inspirasi tersendiri dalam Asian Para Games 2018.

Ashila menjadi salah satu relawan disabilitas yang terlihat membantu jalannya Asian Para Games 2018. Perempuan berjilbab ini masih duduk di bangku semester akhir kuliah. Namun, saat pesta olahraga bagi penyandang disabilitas ini berlangsung, Ashila tergerak untuk menjadi relawan. Terlebih karena Indonesia pertama kalinya menjadi tuan rumah.
Ashila sebenarnya terlahir normal, tapi sayangnya dia terjatuh saat usia 4 tahun yang membuatnya harus menggunakan kursi roda hingga saat ini.

Liputan 6/Cakrayuli Nuralam

"Waktu umur 4 tahun, saya jatuh dan itu membuat kaki saya seperti ini. Masih bisa jalan sampai mengenyam pendidikan di kelas 4 SD. Setelah itu makin tidak bisa jalan. Akhirnya, saya harus duduk di kursi roda," ujar Ashila seperti yang dikutip dari Bola.com.
Meskipun menggunakan kursi roda, Ashila sama sekali nggak pernah merasa minder. Inilah yang membuatnya terdorong untuk berpartisipasi sebagai volunteer Asian Para Games 2018. Lewat ajang ini, dia ingin mengajak para penyandang disabilitas lainnya untuk mau menunjukkan jati diri mereka kepada dunia.

"Melalui Asian Para Games ini, saya mengajak orang-orang seperti saya keluar. Ajang ini menyatukan kita semua," kata wanita berhijab itu penuh percaya diri.

Selama gelaran ini berlangsung, Ashila mengaku bisa bertemu banyak orang baru yang membuatnya juga banyak belajar. Dari situ, dia banyak mengobrol dengan atlet dari luar negeri dan saling berbagi pengalaman yang turut membuka wawasannya.

Volunteer disabilitas lainnya yang juga terlibat dalam Asian Para Games 2018 adalah Maria Theresia. Dalam sebuah video wawancara bersama Vidio.com, Maria mengaku keterbatasan fisik yang dimilikinya sama sekali tidak mengganggu tugasnya sebagai seorang volunteer. Justru perempuan berkacamata ini merasa senang dan bangga bisa membantu jalannya Asian Para Games.

Sosok relawan disabilitas hadirkan inspirasi di Asian Para Games 2018 Vidio

Maria juga mengaku mempelajari banyak hal sebelum menjadi volunteer agar bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Sebelum jadi volunteer saya belajar banyak soal etika, komunikasi, dan interpersonal. Di sini saja bagian akreditasi, jadi saya juga belajar tentang hal tersebut, ungkapnya dalam video.

Asian Para Games 2018 tergolong sukses besar berkat bantuan dan dukungan berbagai pihak. Indonesia pun menuai pujian dari negara lain terkait penyelenggaraan Asian Para Games 2018 yang kondusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Semua ini bisa terwujud tentu saja berkat dukungan seluruh lapisan masyarakat.

Selamat atas kesuksesan kalian, para atlet Indonesia! Selamat berlaga di ajang-ajang internasional lainnya! [wri]

Topik berita Terkait:
  1. Asian Para Games 2018
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini