Rossi akui kalah dari Hayden justru terasa manis

Jumat, 19 Mei 2017 14:06 Sumber :
Valentino Rossi dan Nicky Hayden di MotoGP Qatar 2014. (c) AFP

Merdeka.com - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi menyatakan bahwa kegagalannya meraih gelar dunia pada tahun 2006 silam tidaklah terasa menyakitkan karena kalah di tangan Nicky Hayden, rival yang juga merupakan salah satu sahabatnya di paddock Grand Prix. Hal ini disampaikan Rossi kepada GPOne di Le Mans, Prancis, Kamis (18/5).

Hayden yang tertabrak mobil saat berlatih sepeda di Rimini, Italia, Rabu (17/5), kini berada dalam kondisi kritis di Maurizio Bufalini Hospital, Cesena dengan cedera politrauma pada dada dan kepala, disertai kerusakan otak serius. Hal ini pun membuat Rossi merasa sedih, dan mengenang pertemanannya dengan Hayden, tandemnya di Repsol Honda pada 2003 dan Ducati Corse pada 2011-2012.

"Saya selalu ingat pertama kali saya bertemu dengan Nicky. Ia tiba di Jepang dari Amerika Serikat, dan saya bertemu dengannya di stasiun Tokyo. Ia berpakaian "American style" dan seperti ikan baru keluar dari air. Kami menghabiskan banyak waktu bersama. Ia ramah pada semua orang, ia pria yang menyenangkan," ujar Rossi.

Pada 2006, Hayden menjadi rider yang sukses mematahkan dominasi Rossi usai gelar lima tahun beruntun di kelas tertinggi. "Musim itu sangatlah tak biasa, dan saya tiba di Valencia dengan keunggulan 8 poin, jadi secara teori sayalah yang favorit. Nyatanya, ia mengalahkan saya, tapi kalah dari orang yang Anda sukai tidaklah terlalu menyakitkan, justru rasanya sedikit lebih manis," ungkap The Doctor.

Persahabatan mereka pun kembali disaksikan oleh dunia di MotoGP Valencia, Spanyol pada 2015, di mana Rossi kehilangan gelar dunia yang jatuh ke tangan Jorge Lorenzo, sementara Hayden menjalani balapan terakhirnya di MotoGP sebelum hijrah ke WorldSBK.

"Usai finis, saya menemukannya melaju di sisi saya dan ia memberi saya semangat. Ia sangat tulus, dan hal macam ini tak biasanya terjadi. Saya sangat berharap semuanya berjalan baik, meski tampaknya situasi Nicky sangat kritis," pungkas sembilan kali juara dunia ini. (gpo/kny)


Sumber: Bola.net
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.