Putri Ditahan Cina, Putra ke Semifinal

Selasa, 12 Juli 2005 14:24 Sumber :
Putri Ditahan Cina, Putra ke Semifinal
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Tim Putri Indonesia takluk di tangan Cina 3-1 dalam semifinal Kejuaraan Bulutangkis Junior Asia 2005 yang digelar di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa.

Satu-satunya angka bagi Indonesia direbut oleh tunggal putri ketiga Pia Zebadiah Bernadet yang mengalahkan Tai Yi 11-2, 11-9.

"Sesuai perkiraan, kami bisa merebut satu angka dari tunggal putri, namun harapan kami untuk mengambil angka melalui ganda ternyata tidak sesuai harapan," kata pelatih Bambang Supriyanto.

Pasangan Grasya Polii dan Nintya Krishinda Korwa, ganda pertama yang diharapkan mencuri angka harus mengakui ketangguhan Liao Jingmei/Cheng Su dua set langsung 15-6, 15-8.

Sebelumnya tunggal pertama Bellaetrix Manuputty takluk pada Wang Lin 11-6, 11-4, sedangkan Rosaria Pungkasari dikalahkan Wang Yihan 11-8, 11-2.

Bambang menyatakan sebenarnya teknik atlet Indonesia seimbang dengan pemain Cina namun pemain Indonesia tidak dapat menerapkan strategi yang tepat di lapangan.

"Kami sudah bilang ke Gresya dan Kris untuk tidak memberi bola ke kanan karena mereka (Cina) kuat di situ tapi mereka terus memberi bola ke kanan," ujarnya.

Sementara pelatih Antonius Irianto menyoroti soal ketahanan dan kekuatan fisik atlet putri yang masih kurang.

"Mereka harus latihan fisik lebih keras lagi, dan juga melatih kelincahan kaki agar cepat menutup lapangan," kata Antonius.

Namun dia optimis pemain putri junior Indonesia memiliki prospek yang cerah karena secara teknik tidak kalah dari pemain negara lain, termasuk Cina.

"Pelatih mereka di pelatnas harus memberi perhatian khusus dan tidak sekedar menjadikan mereka sebagai lawan tanding para atlet senior," jelasnya.

Sementara itu Pia membagi kiatnya untuk bisa mengalahkan pemain negeri Tirai Bambu.

"Untuk bisa mengalahkan pemain Cina, intinya kita harus berani karena sebenarnya teknik permainan kita tidak jauh berbeda," kata atlet junior berusia 16 tahun itu.

Pada pertandingan final tim putri yang akan berlangsung Rabu (13/7), Cina akan menghadapi Malaysia yang mengalahkan Korea Selatan 3-0.

Putra Ke Semifinal

Sementara itu, tim putra Indonesia melangkah ke semifinal setelah menundukkan Hongkong 3-0.

Tunggal pertama Adnan Fauzi mengalahkan Lau Chi Yin dua set langsung 15-4, 15-8.

Pada pertandingan kedua, Sakti Kusuma mendapat perlawanan ketat dari tunggal kedua Hongkong Wong Shu Ki meski kemudian berhasil menang 15-12, 15-12.

Tunggal ketiga Andreas Adityawarman menjadi penentu langkah Indonesia setelah menaklukkan Leung Chun Yiu 15-6, 15-3.

Pada babak semfinal yang akan berlangsung Selasa (12/7) pukul 16.00 WIB, regu Indonesia akan dijajal oleh Korea Selatan yang lolos dari hadangan Jepang 3-1.

"Pertarungan nanti akan berlangsung seru karena setelah mengamati pemain Korea, saya melihat kemampuan mereka seimbang," kata Antonius.

Meski demikian, Ia meminta anak asuhnya untuk lebih konsentrasi saat menghadapi pemain Korea Selatan nanti agar tidak mengulangi kesalahan seperti ketika melawan Hongkong.

"Tadi, anak-anak sepertinya kurang fokus kalau sudah unggul jauh dari lawannya sehingga sering salah pukul. Melawan pemain Korea yang tekniknya cukup baik, kesalahan seperti itu bisa berakibat fatal," kata Antonius. (*/rit)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini