Kemenpora Berharap Tim Para Bulutangkis Berjaya Juga di Olimpiade 2020

Rabu, 28 Agustus 2019 15:09 Reporter : Bagus Suryadinata
Kemenpora Berharap Tim Para Bulutangkis Berjaya Juga di Olimpiade 2020 Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta bersama Sesdep Pembudayaan Olahraga Suryati menyambut keda. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kemenpora melalui Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta bersama Sesdep Pembudayaan Olahraga Suryati menyambut kedatangan Tim Para Bulutangkis. Kemenpora menyambut setelah tim Para Bulutangkis Indonesia berjaya di Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss.

Tim Para Bulutangkis Indonesia sukses meraih 4 emas, 2 perak, 4 perunggu. Emas diraih oleh Deva Anrimusthi di nomor tunggal putra kategori SU 5, tunggal putri Leani Ratri Oktila kategori SL 4, ganda campuran Hary Susanto/Leani Ratri kategori SL 3-4 dan SU 5, dan ganda putra Dheva Anrimusthi/ Prawinanegara Hafiz B. kategori SU 5.

Selain empat gelar, Indonesia juga merebut dua perak di nomor tunggal putra kategori SU 5, Suryo Nugroho, dan ganda putri Leani R/ Khalimatus Sukohandoko kategori SL3-4-SU5. Sementara empat perunggu dipersembahkan tunggal putra Fredy S kategori SL4, Khalimatus di nomor tunggal putri kategori SL4, tunggal putra Ukun Rukaendi kategori SL3, dan ganda putra Ukun R/Hary S di kategori SL3-4.

Atas keberhasilan ini, Isnanta memberikan apresiasinya kepada Tim Para Bulutangkis Indonesia. Bahkan Isnanta meminta prestasi ini dipertahankan hingga Olimoiade Tokyo 2020.

"Atas nama pemerintah, kami mengapresiasi kepada atlet bulutangkis difabel yang berhasil meraih 4 emas, 2 perak 4 perunggu. Terus terang, raihan 4 emas ini mengejutkan saya, karena biasanya 2 emas. Semoga 4 emas ini bisa dipertahankan di ajang Paralympic Tokyo 2020," ucapnya.

Ia melanjutkan, selama ini bulutangkis belum pernah tembus emas di paralympic. Sekarang dengan raihan emas ini maka masyarakat Indonesia tentu mengandalkan bulutangkis sebagai pundi-pundi emas di ajang Paralympic Tokyo 2020 nanti. Kalau bulutangkis berhasil meraih emas di Paralympic maka sejarah akan mencatat ini.

Pada kesempatan itu, Isnanta meminta kepada atlet bulutangkis difabel untuk tidak berbangga diri. Sebab memang event selanjutnya sudah di depan mata.

"Saya berharap kalian jangan berbangga diri dulu karena pejalan kalian masih panjang, Paralympic Tokyo 2020 sudah menunggu kita. Semoga di Paralympic Tokyo 2020, kalian berhasil meraih emas," ujarnya.

"Terima kasih kepada Ketua National Paralympic Committee (NPC), Senny Marbun dan pengurus NPC yang sudah mendampingi selama di Swiss dn pihak-pihak yang terkait yang sudah ikut mendukung dan mendoakan Tim Para Bulutangkis Indonesia sehingga bisa meraih prestasi yang cukup membanggakan, " tutupnya.

Kejuaraan Dunia Para Bulutangkis ini berlangsung dari tanggal 20-25 Agustus 2019. Ajang ini diikuti 117 pemain putri dan 198 pebulutangkis putra dari berbagai negara, 10 di antaranya merupakan pemain Indonesia. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Kemenpora
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini