'Kemenangan Rossi beda level dengan Dovizioso-Marquez'

Kamis, 11 Januari 2018 16:06 Sumber :
Valentino Rossi (c) Yamaha

Merdeka.com - Eks rider MotoGP sekaligus juara dunia Moto2 2011, Stefan Bradl yakin sulit mencari penerus sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, bila dilihat baik dari sisi prestasi maupun karakternya. Hal ini disampaikan Bradl dalam wawancaranya bersama Motorsport Total.

Bradl tak memungkiri Rossi memang merupakan daya tarik terbesar MotoGP. Penggemarnya tersebar di seluruh dunia dan selalu memenuhi tribun-tribun sirkuit, serta sangat fanatik. Sepang Clash yang terjadi antara Rossi dan Marc Marquez pada 2015 silam, disebut Bradl sebagai momen olahraga yang buruk, namun juga membuat banyak orang kian tertarik menonton MotoGP.

"Kala itu api membara cukup besar," ujarnya sembari tertawa. "Well, tapi olahraga ini tetap berlanjut "kan? Baiklah, Sepang Clash memang bukan momen terbaik, tapi emosi dari permainan ini begitu meriah dan itulah yang diinginkan penonton. MotoGP adalah olahraga individu dan tribun 95% berwarna kuning. Di mana-mana Anda lihat nomor 46," ujar Bradl.

Rider Jerman berusia 28 tahun ini pun yakin tak akan ada lagi rider komplet seperti Rossi, yang selain punya segudang prestasi, juga punya karakter yang menonjol. Menurutnya, kemeriahan penonton setiap Rossi menang bahkan tak bisa disejajarkan dengan saat-saat di mana Marquez atau Andrea Dovizioso meraih kemenangan.

"Emosi saat Vale menang tak bisa dibandingkan dengan emosi saat Dovi atau Marc menang. Orang seperti Vale tidak ada terlalu sering. Hanya ada satu yang seperti dia. Hal macam ini mungkin hanya terjadi setiap 30-40 tahun sekali. Ia berkarisma dan apa adanya. Kehadiran Rossi di lintasan sangatlah spesial. Karakternya juga sangat mencolok. Tak banyak yang bisa begitu," tutup Bradl. (mt/kny)

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Sumber: Bola.net

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini