Harapan emas dari Tontowi-Liliyana musnah

Kamis, 2 Agustus 2012 20:47 Sumber : Bola.net
 Harapan emas dari Tontowi-Liliyana musnah tontowi liliyana. REUTERS

Merdeka.com - Pasangan ganda campuran Ahmad Tontowi-Liliyana Natsir tumbang pada semifinal Olimpiade 2012 London. Kekalahan Tontowi-Liliyana dari pasangan China Xu Chen-Ma Jin membuat harapan medali emas kontingen Indonesia sulit terwujud.

Tontowi-Liliyana takluk rubber set pada laga di Wembley Arena, Kamis (2/8) malam, 23-21, 18-21, 13-21. Pasangan andalan Indonesia itu takluk dalam laga ketat sepanjang 1 jam 10 menit. Dengan kekalahan ini, Tontowi-Liliyana hanya puas dengan perolehan perunggu.

Medali emas akan diperebutkan pasagan ChinaXu Chen-Ma Jin melawan rekan senegaranya Zhang Nan-Zhao Yunlei. Pada semifinal lain, Zhang Nan-Zhao Yunlei menang atas pasangan Denmark Joachim Fischer-Christina Pedersen 17-21, 21-17, 21-19.

Tontowi-Liliyana pernah menang pada pertemuan terakhirnya dengan Xu-Ma di Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 lalu. Harapan tinggi menyeruak mengingat Tontowi-Liliyana merupakan juara All England 2012. Apa daya, harapan itu kini musnah.

Kekalahan ini memupus tradisi emas bulutangkis bagi kontingen Indonesia. Sebelumnya, Indonesia meraih emas lewat Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma di tahun 1992. Berlanjut ke pasangan Ricky Subagja-Rexy Mainaky di Atlanta 1996. Kemudian Chandra Wijaya/ Tony Gunawan di Sydney 2000. Taufik Hidayat mendulang emas di Athena tahun 2004 sementara Markis Kido- Hendra Setiawan merebut emas pada Beijing 2008. [tts]

Topik berita Terkait:
  1. Olimpiade 2012
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini