Ducati: Kemajuan Dovizioso bukan berkat psikolog

Jumat, 12 Januari 2018 14:06 Sumber :
Andrea Dovizioso (c) Ducati

Merdeka.com - Manajer Tim Ducati Corse, Davide Tardozzi meyakini bahwa kemajuan dan prestasi gemilang sang rider, Andrea Dovizioso sepanjang musim lalu, bukan hanya karena rider Italia tersebut bekerja sama dengan psikolog kondang asal Italia, Profesor Amedeo Maffei. Hal ini dinyatakan Tardozzi kepada Crash.net.

Karakter Dovizioso yang tenang dan selalu positif di dalam maupun luar lintasan memang menuai banyak pujian, dan Dovizioso sendiri meyakini bahwa gebrakannya diakibatkan kerja kerasnya dalam meningkatkan kualitas psikisnya.

Meski begitu, Tardozzi meyakini hal ini bukanlah satu-satunya faktor kesuksesan Dovizioso, melainkan karena semakin eratnya hubungan juara dunia GP125 2004 tersebut dengan sang chief engineer, Alberto Giribuola, serta semakin meningkatkan performa motor Desmosedici.

"Hal psikis ini sudah terjadi pada Dovi beberapa kali sepanjang musim dingin, tapi tak pernah terjadi sepanjang musim. Pada akhirnya, yang sangat membantu adalah hubungannya dengan Alby. Alby meyakinkan Dovi bahwa ia bisa berada di depan di setiap balapan dan ini memberi dampak positif," ujar Tardozzi.

Sebelum bekerja sama dengan Giribuola, Dovizioso didampingi oleh salah satu orang andalan Ducati lainnya, Cristian Pupulin. Giribuola yang berusia 34 tahun dan pernah bekerja untuk Pramac Racing, dinilai Tardozzi dapat mengeluarkan potensi maksimal Dovizioso.

"Dovi dan Alby bekerja sama dan saling kenal dengan baik. Mereka menemukan cara kerja yang tepat. Ini semua berkat hubungan personal. Saya rasa selama 2017, Dovi menemukan motor yang baik dan cara yang tepat pula bekerja dengan chief engineer-nya," pungkas eks manajer tim Ducati WorldSBK ini. (cn/kny)


Sumber: Bola.net
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.