Benarkah ada konspirasi Spanyol untuk jegal Rossi di ajang MotoGP?

Rabu, 28 Oktober 2015 11:34 Reporter : Dwi Zain Musofa
MotoGP Australia 2015. Crash.net

Merdeka.com - Insiden yang melibatkan Marc marquez dan Valentino Rossi di MotoGP Sepang, Malaysia memang menimbulkan banyak pertanyaan yang belum terjawab hingga saat ini.

Duel Rossi dan Marquez dari lap awal hingga akhirnya keduanya bersenggolan di lap ke-7 tepatnya di tikungan 14 berimbas panjang. Marquez yang jatuh dan tak mendapat poin sama sekali langsung melakukan protes. Sedangkan Rossi yang berhasil finis di urutan ketiga harus menerima hukuman dari Race Direction sebanyak tiga poin penalti yang membuatnya harus start dari posisi paling belakang di GP Valencia yang jadi seri pamungkas musim ini.

Banyak fans dan pengamat yang mempertanyakan apa motif Marquez begitu ngotot bertarung dengan Rossi di GP Malaysia untuk memperebutkan posisi ketiga. Beberapa opini juga mempertanyakan mengapa Marquez bisa dengan mudah disalip Lorenzo tanpa melakukan aksi lawan balik sengit seperti yang dia lakukan pada Valentino Rossi.

Motif balas dendam Marquez ke Rossi menyeruak lebih awal setelah balap usai. Hal ini didukung dengan pernyataan Rossi di sesi interview hari Kamis jelang free paractice GP Sepang. Saat itu, Rossi secara gamblang menyebut Marquez sengaja bermain-main dengannya dan Iannone untuk membantu Lorenzo di GP Australia.

Namun, adanya nation order kini santer menyeruak setelah banyak pihak yang berkecimpung di MotoGP yang berasal dari Spanyol ikut 'cawe-cawe' atas insiden Rossi-Marquez di MotoGP Sepang, Malaysia.

Adanya tujuan tersembunyi berupa dukungan Marquez dan beberapa pihak dari Spanyol di MotoGP ke Lorenzo ini juga diungkapkan ayah Valentino Rossi, Graziano Rossi kepada media Italia, La Stampa.

"Penyelenggara olahraga ini (Dorna) adalah orang Spanyol, dan mereka membiarkan Marquez terus menghalangi Valentino seperti yang dia lakukan di Australia. Ini masalah yang sangat serius." ungkap Graziano.

"Di Australia Marc Marquez memiliki dua tujuan, mencoba untuk menang dan membuat Rossi tak memenangi GP. Anak saya telah melaporkan tindakan Marquez (di sesi interview hari Kamis di GP Malaysia), tetapi penyelenggara (MotoGP) mengabaikannya." tambahnya. [dzm] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.