Baju balap kelewat ketat bikin Iannone gagal finis

Rabu, 13 September 2017 10:36 Sumber :
Andrea Iannone (c) Suzuki

Merdeka.com - Pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone harus kembali menelan kekecewaan besar usai gagal finis di MotoGP San Marino yang digelar Sirkuit Misano akhir pekan lalu, di mana ia lagi-lagi dirundung cedera arm pump akibat baju balap yang ia pakai dalam kondisi hujan terlalu ketat.

Baju balap ini pun diyakini The Maniac menghambat aliran darah ke lengannya, yang selama dua tahun belakangan memang kerap didera cedera arm pump. Ia pun tak bisa mengendalikan motor GSX-RR dan memutuskan masuk ke pit pada lap ke-17.

"Sayangnya, saya mendapat masalah pada lengan. Saya memutuskan untuk memakai rain suit untuk balapan, yang sejatinya terbukti terlalu ketat, menghalangi aliran darah ke lengan saya. Jadi usai 2-3 lap, saya mulai mengalami arm pump dan kaku, membuat saya tak bisa berkendara dengan baik," ujarnya dalam rilis resmi tim.

Situasi Iannone ini pun justru berbanding terbalik dengan sang tandem, Alex Rins, yang sukses finis kedelapan usai start dari posisi ke-20. Kini, Iannone berada di peringkat ke-16 pada klasemen pembalap dengan 33 poin, hanya unggul enam poin dari Rins yang ada di peringkat kesembilan.

"Saya tak pernah bisa membuka gas dengan penuh, dan saya juga kehilangan respons pada pengereman. Sangat disayangkan, karena mesin kami bekerja dengan baik dan kami punya potensi yang baik. Saya minta maaf kepada Suzuki karena harusnya kami bisa mengambil untung dalam kondisi ini," pungkas Iannone. (sr/kny)


Sumber: Bola.net
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.