Sinyal Program Militer Masuk Kampus

Senin, 24 Agustus 2020 09:04 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Sinyal Program Militer Masuk Kampus Bela Negara. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Isu pendidikan ala militer masuk kampus buru-buru diluruskan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai ujung tombak kebijakan justru mengharapkan para mahasiswa bergabung menjadi komponen cadangan (Komcad). Kementerian Pertahanan pun digandeng demi merealisasikan.

Kemendikbud berpatok pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara. Dalam UU tersebut, setiap warga negara memiliki hak untuk menjadi bagian dalam Komcad. Hak itulah yang sedang diupayakan agar dapat terpenuhi bagi mahasiswa di kampus.

"Hak tersebut kita penuhi melalui skema kampus merdeka," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam kepada merdeka.com, Rabu pekan lalu.

Melalui program tersebut, Kemendikbud menginginkan mahasiswa diberikan ruang untuk menggunakan haknya menjadi bagian dari Komcad pertahanan negara. Langkah ini dirasa bagus diterapkan. Apalagi banyak program terkait kepemimpinan dan bela negara. Sehingga diperlukan kerja sama dengan Kementerian Pertahanan.

Menilik Undang-Undang 23 Tahun 2019, maka pada pasal 6 ayat (1) UU tersebut disebutkan bahwa setiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha Bela Negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan Pertahanan Negara.

Selanjutnya pada ayat (2) dijelaskan bahwa Keikutsertaan Warga Negara dalam usaha Bela Negara diselenggarakan melalui pendidikan kewarganegaraan; pelatihan dasar kemiliteran secara wajib; pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau secara wajib; dan pengabdian sesuai dengan profesi.

Pada pasal 6 ayat 3 disebutkan Hak Warga Negara dalam usaha Bela Negara antara lain mendapatkan pendidikan kewarganegaraan yang dilaksanakan melalui Pembinaan Kesadaran Bela Negara; mendaftar sebagai calon anggota Tentara Nasional Indonesia; dan mendaftar sebagai calon anggota Komponen Cadangan.

Terkait program Komcad, Nizam menegaskan bahwa bersifat sukarela. Dia juga menampik bahwa program tersebut merupakan sinyal militer masuk kampus.

Program tersebut merupakan pemenuhan hak warga negara dalam bela negara. Siapapun yang memenuhi syarat boleh mendaftar dan mengikuti seleksi program dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemenhan. Termasuk mahasiswa.

"Tidak ada program militer masuk kampus," tegas dia.

Soal jenis kegiatan apa saja yang akan dilakukan mahasiswa terlibat dalam program tersebut, Nizam tidak memberikan jawaban rinci. Sebab hingga saat ini pertemuan dan pembahasan masih terus diperdalam.

Sedangkan soal pendidikan bela negara sendiri, jelas dia, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari institusi pendidikan. Ada banyak ragam kegiatan yang sudah berlangsung. Di antaranya bersifat kurikuler, co-kurikuler maupun ekstrakurikuler. Di dalamnya termuat pendidikan cinta tanah air, kebangsaan, dan bela negara.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya mengatakan pihaknya memang tengah menjajaki kerja sama dengan dengan Kemendikbud untuk menjalankan program pendidikan militer dalam kurikulum perguruan tinggi. Setidaknya program itu berjalan selama satu semester.

Program ini diharapkan membuat para generasi milenial tidak hanya kreatif dan inovatif. Perlu juga ditanamkan cinta bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-harinya.

Menurut Trenggono, Kemenhan melalui Program Bela Negara akan terus menyadarkan masyarakat terutama para milenial untuk bangga sebagai orang Indonesia. Yakni punya rasa bangga terlahir di Indonesia, memiliki kultur Indonesia dan adat istiadat Indonesia.

"Ini filosofi dari Program Bela Negara itu. Kita jangan kalah dengan Korea Selatan yang mampu mengguncang dunia melalui budaya K-Pop, jika dilihat dari sudut pertahanan, itu cara mereka melalui industri kreatifnya mempengaruhi dunia. Indonesia harusnya bisa seperti itu karena kita punya seni dan budaya yang banyak," ujar Trenggono.

Baca Selanjutnya: Bagi Kemenhan kecintaan terhadap negara...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini