Q&A: Mengapa UU Keamanan Hong Kong Mengancam Kebebasan Demokrasi?

Kamis, 2 Juli 2020 12:05 Reporter : Pandasurya Wijaya
Q&A: Mengapa UU Keamanan Hong Kong Mengancam Kebebasan Demokrasi? Polisi Hong Kong tangkap demonstran di bawah UU baru. ©DALE DE LA REY/AFP

Merdeka.com - China mengesahkan undang-undang keamanan Hong Kong yang bisa membuat pendemo dihukum dan mengikis hak otonomi khusus kota itu. Seorang demonstran diciduk, Rabu (1/7) karena membawa bendera yang menyerukan kemerdekaan Hong Kong. Penangkapan pertama setelah UU Keamanan Nasional diberlakukan pemerintah pusat China.

Apa yang jadi sorotan di undang-undang ini?

Hong Kong selayaknya memiliki undang-undang soal keamanan tapi selama ini tidak pernah berhasil diwujudkan karena isu ini tidak populer. Karena itulah China turun tangan untuk memastikan Hong Kong memiliki aturan keamanan guna mengatasi berbagai perlawanan terhadap otoritas pemerintah.

Rincian undang-undang dengan 66 pasal ini masih dirahasiakan sampai kemudian sudah disahkan. Undang-undang ini akan menghukum mereka yang termasuk dalam kategori:

1. Separatis--artinya ingin berpisah memutus hubungan dengan negara
2. Subversi--mengganggu otoritas atau kekuasaan pemerintah pusat
3. Terorisme--memakai kekerasan untuk mengintimidasi warga
4. Berkomplot dengan kekuatan asing

Mengapa UU ini memicu kontroversi di Hong Kong?

Undang-undang ini sudah berlaku sejak 30 Juni 2020 pukul 23.00 waktu setempat. Satu jam sebelum peringatan 23 tahun penyerahan kekuasaan Inggris di Hong Kong kepada China.

Dengan beralihnya kekuasaan, maka Negeri Tirai Bambu bisa mengatur segala aspek kehidupan di Hong Kong seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kritikus mengatakan di bawah kekuasaan China maka kebebasan berpendapat dikekang dan aksi demonstrasi bisa dilarang di Hong Kong.

Hanya segelintir orang yang sudah melihat naskah lengkap undang-undang ini sebelum diberlakukan. Hal inilah yang mengundang kontroversi, termasuk pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam.

Lam mengatakan kepada Dewan Hak Asasi PBB beberapa jam sebelum undang-undang ini diberlakukan, bahwa aturan ini akan mengisi "kekosongan" dan tidak akan mengikis otonomi Hong Kong atau lembaga peradilan independen dan dia juga menjanjikan undang-undang ini tidak akan berlaku surut.

China membela diri. Berdalih mengembalikan stabilitas di Hong Kong.

polisi hong kong tangkap demonstran di bawah uu baru

Baca Selanjutnya: Apa saja aturan dalam undang-undang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini