Politik Makan Siang Jokowi Buat Achmad Purnomo

Jumat, 24 Juli 2020 11:05 Reporter : Arie Sunaryo
Politik Makan Siang Jokowi Buat Achmad Purnomo Achmad Purnomo. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Menjelang petang, ponsel Achmad Purnomo berdering. Di ujung sambungan, salah seorang staf Istana Negera menanti. Telepon dijawab. Dalam obrolan, Purnomo diminta menunggu. Diberi kabar Presiden Joko Widodo segera menghubungi.

Waktu terus bergulir. Telepon dari Kepala Negara tak kunjung hadir. Purnomo masih melanjutkan pekerjaannya sebagai Wakil Wali Kota Solo, Jawa Tengah. Beberapa saat kemudian, ponselnya kembali berdering. Staf Istana tadi kembali memberi kabar. Penting. Presiden meminta Purnomo ke Istana esok hari.

Undangan khusus Istana tidak bisa ditolak. Segera Purnomo mencari tiket pesawat. Semua demi memenuhi panggilan kawan lamanya, Presiden Jokowi.

Bagi Purnomo pemanggilan ini tidak biasa. Dia sudah merasa bahwa pembicaraan seputar rekomendasi PDIP untuk Gibran Rakabumi, putra sulung Jokowi, maju sebagai calon wali kota.

Informasi rekomendasi Gibran dari PDIP sudah diketauhi Purnomo sebelumnya. Keputusan itu membuat perasaannya legowo. Dari perjuangannya selama, nama Gibran ternyata yang dipilih partai.

Nama Purnomo sendiri diusung DPC PDIP Solo sebagai calon wali kota. Keputusan ini berdasarkan rapat internal. Wali Kota Solo sekaligus Ketua DPC PDIP FX Rudy, terus mendorong nama Purnomo agar diterima partai.

Kemunculan nama Gibran dikabarkan membuat pengurus PDIP di Solo gerah. Apalagi putra mahkota Jokowi itu baru mendaftar sebagai kader tahun lalu. Sudah jadi rahasia umum bahwa ada peran besar di balik terpilihnya Gibran.

Baca Selanjutnya: Waktu pertemuan pun tiba Purnomo...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini