Plt Dirut PLN: Kemarin itu Bagian dari Musibah

Rabu, 7 Agustus 2019 09:50 Reporter : Dwi Aditya Putra
Plt Dirut PLN: Kemarin itu Bagian dari Musibah Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani di DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pemadaman listrik massal di sebagian wilayah Jawa gegerkan Indonesia. Listrik padam yang berlangsung hingga 9 jam membuat perusahaan listrik negara (PLN) sebagai pengelola tunggal menjadi sorotan.

PLN mengaku sedang melakukan investigasi mencari penyebab gangguan transmisi pada sirkuit Utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV).

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, mengungkapkan gangguan sirkuit membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur menuju area Barat langsung otomatis pindah ke Selatan.

Pengalihan aliran daya ke sisi sirkuit Selatan gagal, karena jaringan tersebut sedang mengalami pemeliharaan. Kondisi ini membuat pasokan listrik mengalami guncangan yang mengakibatkan pembangkit secara otomatis berhenti operasi dengan alasan untuk keamanan.

Berikut petikan wawancara lengkap plt dirut PLN saat menjelaskan kasus pemadaman listrik 9 jam pada Minggu 4 Agustus lalu.

Apa penyebab sebenarnya pemadaman listrik kemarin? Kabar sejauh ini karena pohon sengon hingga sabotase?

Kompleks. Sistem Jawa-Bali itu sangat kompleks. Rekan-rekan perlu pahami, ada 250 pembangkit, 500 gardu induk, 5.000 Km sirkuit transmisi 500 kV dan 7.000 Km transmisi 150 kv.

Kalau persoalan pemadaman kemarin yang meliputi 3 wilayah tadi bukan penyebab tunggal. Jadi mohon izin berikan kami waktu untuk melakukan investigasi, untuk melakukan assesment menyeluruh.

Berapa lama target investigasi rampung?

Namanya investigasi soal kecepatan akan berpengaruh pada hasilnya. (Mau) Cepat dapatnya (hasil) sedikit. Kita mohon waktu karena kompleksitas tadi.

Kami (ingin) sangat komprehensif memastikan penyebabnya dan langkah ke depan. Karena kita tidak bisa berhenti hanya di penyebab saja, kita akan bicara improvement ini sistem kelistrikan Jawa-Bali bagaimana.

Kami juga akan melibatkan pakar-pakar yang ahli dalam kesisteman tenaga listrik.

Apa langkah antisipasi PLN setelah ini?

Kami sudah menyusun program-program mengenai keandalan security sistem Jawa-Bali. Meliputi pembangkit, transmisi, maupun gardu induk sampai pelanggan.

Bisa menjamin kembali kejadian ini tidak terulang?

Gini, kalau kita kemarin itu bagian dari musibah. Dan presiden telah memberikan perhatian khusus sampai datang. Kami pun atas hal tersebut memberikan (perhatian) paling utama yang sungguh-sungguh untuk menjaga. Tapi kalau untuk menjamin, mohon maaf ya, mungkin kalau kalimat menjamin bukan pada posisi kami ya. Karena menjamin itu luas.

Tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai upaya supaya persoalan kejadian seperti kemarin tidak akan terulang. Kami berupaya semaksimal mungkin.

Bagaimana soal pembayaran kompensasi bagi pelanggan yang dirugikan?

Kalau besaran kompensasi sudah diatur pemerintah melalui permen ESDM dan PLN menghitungnya sesuai dengan ketentuan tersebut. Yang terkena dampak 21,9 juta pelanggan dengan total (kompensasi) Rp 839 miliar.

Kalau di Permen sudah ada aturannya bagi pelanggan subsidi maka akan dikenakan diskon 20 persen dari biaya beban dan kemudian pelanggan non subsidi 35 persen dari biaya beban, dan itu diperhitungkan sebagai pengurang pada tagihan periode bulan Agustus.

Wilayah paling banyak menerima kompensasi daerah mana?

Tergantung tadi 21,9 juta (pelanggan PLN) tersebar ya. Mohon maaf saya tidak rinci ya. Tapi yang penting kami tidak akan ketinggalan satupun pelanggan.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini