Menjodohkan Prabowo-Ganjar

Menjodohkan Prabowo-Ganjar jokowi jodohkan prabowo-ganjar. ©2022 Merdeka.com/merdekacom

Merdeka.com - Beranjak dari tempat duduknya, Prabowo Subianto langsung ambil sikap sempurna sembari hormat. Namanya disebut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat HUT Perindo ke-8 pada Senin 7 November 2022 lalu.

Dua kali Prabowo diledek Jokowi dalam acara itu. Pertama karena jabatannya sebagai Menhan dan Ketum Gerindra. Kedua, prediksi Jokowi tentang jatah Prabowo di Pemilu 2024.

Dalam sepekan terakhir, Jokowi sudah dua kali memuji Prabowo. Pada 3 November 2022, Jokowi bahkan terang-terangan mendukung Prabowo saat menghadiri acara Indo Defence 2022, di JI Expo Kemayoran Jakarta. Meski tak terang, maksudnya dukung Capres atau Menteri Pertahanan.

"Sudah sejak awal, kok restu, restu (maju Pemilu 2024). Sejak awal saya menyampaikan mendukung beliau (Prabowo)," kata Jokowi. Prabowo yang berdiri di sampingnya langsung meluruskan. "Ini pertahanan," katanya.

Hubungan Jokowi dan Prabowo dianggap kian semakin dekat. Jokowi pun diyakini nyata akan mendukung Prabowo di Pemilu 2024.

Seorang Politikus Partai Gerindra menceritakan, setidaknya dua kali dalam pertemuan internal, Prabowo menegaskan komitmen dan loyalitasnya kepada Presiden Jokowi.

Periode 2021 misalnya. Saat Prabowo mengumpulkan sejumlah elite parpol ke Hambalang. Di sana Prabowo perintahkan Gerindra harus loyal pada Jokowi. Prabowo menganggap, Jokowi punya niat yang bagus dan lurus untuk membangun bangsa ini.

"Prabowo menyatakan kita loyal dan mendukung Pak Jokowi," ujar sumber merdeka.com. Padahal, pertemuan saat itu membahas wacana presiden tiga periode. 20-an kader Gerindra yang hadir di sana kompak menolak 3 periode.

Prabowo juga pernah mengumpulkan para anggota Fraksi Gerindra di rumahnya, Kertanegara, Jakarta Selatan. Lagi-lagi, dalam pertemuan tertutup itu, Prabowo meneguhkan komitmen Gerindra harus loyal kepada Presiden Jokowi. "Lu harus tegak lurus dengan gua dan gua tegak lurus dengan Jokowi," kata sumber yang hadir dalam pertemuan itu.

2 dari 4 halaman

Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad juga meyakini, dukungan Jokowi kepada Prabowo serius. Bukan sekadar basa-basi politik semata. Dia mencontohkan, seluruh program di Kementerian Pertahanan didukung penuh oleh Jokowi. Sehingga, dia yakin, Jokowi pun mendukung Prabowo dalam hal lainnya.

"Dukungan-dukungan itu juga kami anggap sebagai penyemangat untuk hal-hal lain," kata Dasco di DPR, Jumat (18/11).

Dua Sumber Politikus Gerindra mengakui, sepekan terakhir duet Prabowo-Ganjar menyeruak di internal mereka. Ternyata, hal itu merupakan harapan dari Presiden Jokowi. Orang nomor satu di Indonesia itu ingin, Prabowo berduet dengan Ganjar Pranowo di Pemilu 2024.

Sumber ini menceritakan, pidato Jokowi di Perindo mengukuhkan sinyal yang tertangkap selama ini. Jokowi serius mendukung Prabowo.

Anggota DPR RI ini mengirimkan hasil survei terbaru IndoStrategi. Dalam survei itu, pasangan Prabowo-Ganjar meraup 60 persen suara. Dengan kata lain, pilpres berjalan satu putaran jika pasangan ini terjadi.

Survei digelar periode 27 Oktober - 5 November 2022. Jumlah responden 1.230 orang berusia 17 tahun ke atas. Responden tersebar di 34 provinsi Indonesia. Margin of error sebesar 2,83 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen.

survei indostrategi prabowo ganjar

©2022 Merdeka.com/indostrategi November 2022

Dalam empat simulasi pasangan capres dan cawapres. Prabowo-Ganjar paling tinggi yakni 60,3 persen. Di bawahnya Anies-AHY dengan 29,6 persen. Sisanya tidak menjawab.

Sumber ini mengakui, jika mengambil Ganjar sebagai Cawapres, maka Gerindra bakal berhadapan dengan PDIP. Namun, dia optimis dengan hubungan kedua partai yang terjalin sejak lama. "Masih dinamis di internal mereka," kata sumber merdeka.com.

Politikus PDIP, Andreas Hugo Pareira mengakui, ada pembicaraan antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Prabowo. Pembicaraan berkaitan dengan strategi Pemilu 2024. "Kalian saja enggak tahu. Enggak perlu diberitahukan ke publik," kata Andreas.

Andreas enggan menjelaskan lebih dalam pembahasan antara Megawati dan Prabowo. Termasuk kemungkinan Ganjar diambil Gerindra untuk duet dengan Prabowo. "Semua tidak perlu dipublikasikan, diumumkan," ujar Andreas.

3 dari 4 halaman

Sumber lainnya di internal Gerindra menguatkan perjodohan Prabowo-Ganjar. Salah satu bukti yakni pertemuan Prabowo dengan relawan Jokowi yang diwakili oleh Ketum Projo Arie Budi di Kertanegara. Hal ini untuk menguatkan perjodohan antara Prabowo dan Ganjar.

"Kalau Prabowo-Ganjar, pasti menang," ujar anggota DPR ini.

Ketum Projo, Budi Arie Setiadi mengatakan, Jokowi belum mengarahkan dukungan Capres. Namun mengakui jika isyarat yang ditunjukkan Jokowi untuk mendukung Prabowo. "Isyaratnya ke sana, tunggu saja, tenang saja," katanya.

Sumber kami di kalangan elite Gerindra bercerita, tahun lalu Jokowi sempat menanyakan kepada Prabowo perihal calon wapres yang akan dipinang. Namun, dengan tegas Prabowo menyatakan, hal itu terserah Jokowi.

"Siapa yang cocok terserah Pak Jokowi saja," ujar sumber menirukan jawaban Prabowo pada Jokowi.

Istana belum bisa dikonfirmasi. Staf Ahli KSP, Ali Mochtar Ngabalin sempat menjanjikan bertemu merdeka.com di kantornya. Namun tiba-tiba mendadak batal saat hari wawancara. Dia tak lagi bisa dihubungi. Begitu juga staf KSP lainnya, Jaleswari dan Juri Ardiantoro, tak menjawab pesan singkat maupun panggilan telepon.

jokowi jodohkan prabowo ganjar

©2022 Merdeka.com/merdekacom/ilustrasi jokowi-prabowo-ganjar

Sementara itu, Ganjar tak mau banyak bicara tentang perjodohan dirinya dengan Prabowo oleh Presiden Jokowi. Termasuk sejauh mana komunikasi dengan Gerindra dan PDIP. “Saya konsentrasi urus bencana dulu,” kata Ganjar, Gubernur Jawa Tengah, dalam pesan WhatsApp.

Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad juga menolak komentar. Dia ingin pemberi informasi perjodohan Prabowo-Ganjar ini diungkap lebih dulu. Siapa yang memberikan informasi tersebut. Sebelum menanggapi kemungkinan Prabowo-Ganjar.

Simulasi kedua IndoStrategi, menghadapkan Prabowo-Puan dan Airlangga-Erick Thohir. Pemenangnya, Prabowo-Puan dengan 47,4 persen. Ditempel ketat Airlangga-Erick dengan 31,5 persen. Sisanya tidak menjawab.

Suara Prabowo kembali meningkat dan diprediksi menang satu putaran bukan hanya dipasangkan dengan Ganjar. Tapi juga dengan Erick Thohir. Namun, Prabowo-Erick hanya selisih tidak terlalu jauh dengan Airlangga-Ganjar. Prabowo-Erick mendapatkan 54,5 persen, Airlangga-Ganjar dapat 44,9 persen.

Berbeda jika pasangan Prabowo-Ganjar yang diprediksi menang mutlak.

4 dari 4 halaman

Survei IndoStrategi juga mengatakan, mayoritas responden tak yakin jika tiket Capres PDIP diberikan kepada Ganjar Pranowo.

"Survei juga menemukan bahwa sebagian besar publik atau 70,8 persen tidak yakin PDIP akan mencalonkan Ganjar sebagai calon Presiden," tulis hasil survei tersebut.

Peneliti IndoStrategi, Arief Nurul Iman, tidak bisa dihubungi saat merdeka.com ingin mewawancarai lebih jauh tentang hasil survei tersebut.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengaku belum mendengar kabar Jokowi ingin menjodohkan Prabowo dengan Ganjar. Menurut dia, dalam politik, perjodohan hal yang biasa, sering terjadi. Namun Hasto menegaskan, terkait capres-cawapres urusan ketua umum parpol.

"Ketua umum partai saja belum pada ketemu. Urusan pilpres itu nanti dulu," ujar Hasto di kantor Muhammadiyah, pekan lalu.

Jika Prabowo berpasangan dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), diprediksi bakal kalah dengan Ganjar-Erick. Prabowo-Cak Imin hanya mendapat 34,8 persen. Sementara Ganjar-Erick dengan 36,2 persen. Sisanya tidak menjawab.

Bagi Ketua Bappilu PDIP, Bambang 'Pacul' Wuryanto menegaskan, pengusungan capres dan cawapres dilakukan oleh partai politik. Meskipun, dia mengakui masukan Jokowi sebagai presiden pasti dipertimbangkan partai.

"Pak Jokowi kan presiden bos. Yang ajuin kan bukan presiden, partai politik," tutur Bambang Pacul.

Reporter: Raynaldo Ghiffari Lubabah, Ronald Chaniago, Alma Fikhasari, Genantan Kusuma, Lydia Fransisca, Ahda Bayhaqi [rnd]

Baca juga:
PKS Akui AHY Pemimpin Muda Potensial, tapi Tetap Usulkan Aher Dampingi Anies
Anies Sapa Warga Ciamis: Mari Kita Kirim Pesan Perubahan, 2024 Ganti Presiden
Suarakan Program Revitalisasi Pasar, Kowarteg Dukung Ganjar Jadi Capres 2024
Soal Perjodohan Prabowo-Ganjar, PKB Ngotot Cak Imin Cawapres
Erick Thohir Diprediksi Dapat Dukungan Jokowi di Pemilu 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini