Kucing-kucingan Tempat Hiburan Malam

Senin, 5 Oktober 2020 09:05 Reporter : Ronald, Wilfridus Setu Embu
Kucing-kucingan Tempat Hiburan Malam ilustrasi diskotek. ©Getty

Merdeka.com - Hujan masih membasahi sebagian wilayah Jakarta. Sebagian orang masih berjuang pulang. Tapi tidak untuk Joni (bukan nama sebenarnya) dan gerombolannya. Sejak siang percakapan grup WhatsApp mereka ramai. Bersautan. Merencanakan pesta di tempat hiburan malam langganan.

Selepas petang, Joni pun bergegas. Menaiki mobil pabrikan Jepang, dia melaju memasuki wilayah selatan Jakarta. Tidak sampai satu jam perjalanan dari rumah. Joni sampai di lokasi. Berhenti di depan gerbang tertutup seng besi.

Seorang sekuriti lalu menghampiri. Menanyakan keperluan. Tak pakai basa-basi, Joni lantas menyebut nama seseorang. Petugas itu bergegas membuka gembok gerbang. Mempersilakan masuk dan diarahkan menuju area parkir paling belakang dan tertutup. "Itu tadi password-nya. Kebetulan hari ini kode pakai nama itu," ujar Joni ketika mendatangi lokasi pada September lalu.

Tempat hiburan malam itu benar-benar tersembuyi. Kondisi gerbang yang tertutup seakan meyakinkan lokasi ini memang sedang tutup. Mengikuti aturan Pemprov DKI. Sayangyaa itu hanya kamuflase. Sebab tidak sembarangan orang bisa masuk. Pengelola bahkan tiap hari mengganti kode masuk. Biasanya kode diberikan kepada para pelanggan merupakan sebuah nama seseorang.

Seharusnya tempat hiburan malam di DKI Jakarta harus tutup selama pandemi. Kebijakan ini berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 88 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19. Aturan diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 11 September 2020.

Berdasarkan pasal 10 dalam aturan tersebut, menjelaskan bahwa kantor kedutaan besar, kantor Badan Usaha Milik Negara/Daerah dan 11 sektor yang diperbolehkan beroperasi mengikuti protokol kesehatan. Adapun 11 sektor itu di antaranya kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan utilitas publik dan terakhir kebutuhan sehari-hari.

Kebijakan tersebut seiring Pemprov DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar seperti di awal pandemi corona sejak 14 September 2020. Bahkan tempat wisata maupun lokasi hiburan masih dilarang buka hingga waktu yang belum ditentukan.

Aturan ketat di ibu kota bukan berarti Joni dan gerombolannya sulit mencari tempat berpesta. Masih ada lokasi hiburan malam ternyata diam-diam masih buka di ibu kota. Bahkan selama aturan PSBB berlaku, terhitung lebih dari dua kali gerombolannya karaoke bersama.

Sudah sejak lama Joni langganan di lokasi ini. Bahkan sudah tahu tempat ini ketika sempat buka di wilayah barat Jakarta. Tempat ini dirasa cocok bagi Joni dan sejumlah kawannya. Baik melepas penat maupun hasrat.

Saking seringnya bahkan beberapa Mami, sebutan para Guest Relation Officer (GRO), di sana sudah sangat akrab. Kode masuk tadi didapat Joni dari salah seorang Mami yang dikenalnya.

Jalan kaki dari area parkir, Joni memasuki lobi lantai satu. Seorang sekuriti lain kembali bertanya kode masuk. Joni kembali menyebut sebuah nama. Paham kode tersebut, sebelum masuk harus tetap melewati protokol kesehatan. Suhu tubuh dicek menggunakan termogun. Tersedia juga botol handsanitizer di dekat pintu masuk.

Mendatangi area resepsionis, Joni kemudian diarahkan naik ke lantai dua. Menaiki tangga. Saat langkah kaki menaiki satu demi satu anak tangga, suara musik semakin terdenga. Setelah tiba, pintu pun dibuka lebar. Lantai itu berisi bar, ruang tunggu dan beberapa kamar untuk pijat. Lagi-lagi protokol kesehatan masih mencoba untuk diterapkan. Banyak tanda silang tertempel di sofa, tanda pengunjung harus jaga jarak.

Tak lama kemudian seorang perempuan datang. Berpenampilan bak pegawai kantoran. Memakai rok pendek ketat dipadu dengan atasan blazer hitam. Sosok itu adalah salah satu Mami di sana. Joni pun mendapat sambutan begitu hangat. "Selamat malam, sayang." ucap Mami itu melihat kedatangan Joni.

Baca Selanjutnya: Suasana bar hari itu tidak...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini