Zlatan Ibrahimovic (1)

Jempolan tanpa perlu penghargaan

Rabu, 5 Maret 2014 07:00 Reporter : Faisal Assegaf
Jempolan tanpa perlu penghargaan Zlatan Ibrahimovic. (mirror.co.uk)

Merdeka.com - Enam tahun terakhir, gelar Ballon d'Or hanya milik dua pemain: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Bintang asal Argentina itu meraih penghargaan pemain terbaik sejagat ini empat tahun berurutan (2009-2012) dan Ronaldo dua kali (2008, 2013).

Namun banyak penggemar pastinya mafhum ada satu nama sejatinya layak menerima predikat serupa. Dia adalah penyerang klub Paris Saint Germain asal Swedia Zlatan Ibrahimovic. Dia memang mematikan: tinggi, bergairah, naluri gol tajam, dan kerap mencetak gol ajaib.

Tengok saja gol saltonya saat tuan rumah Swedia membenam tim nasional inggris 4-2 dalam laga persahabatan di Stadion Rosunda, Ibu Kota Stockholm, pertengahan November tahun lalu. Gol itu terpilih sebagai gol terbaik 2013.

Kalau mau jujur, Ibra - sapaan pemain 33 tahun - ini jauh lebih teruji sebagai pemain berkualitas sekaligus berbakat. Dia sudah menjajal empat liga dan kerap masuk daftar papan atas pencetak gol terbanyak. Hebatnya lagi, pemain jangkung (195 sentimeter) ini meraup delapan kali juara liga berurutan di lima klub berlainan, yakni Ajax, Juve, Inter, Milan, dan PSG.

Sedangkan Messi baru merantau ke satu negara dan bahkan betah bermain di satu klub. Ronaldo sejauh ini juga merasakan dua liga, Inggris dan kini Spanyol.

Mantan rekan setimnya di PSG David Beckham pun begitu mengagumi dia. "Dia salah satu pemain paling berbakat saya temui selama karier saya. Tanpa ragu saya menyebut dia salah satu yang terbaik sejagat," kata Beckham kepada majalah L'Equipe, seperti dikutip surat kabar Mirror Rabu pekan lalu.

Ibra seolah tenggelam di balik bayang-bayang Messi dan Ronaldo. Gambaran itu terlihat dalam daftar seratus pemain terbaik dunia 2013 versi koran the Guardian. Dia menempati peringkat ketiga setelah kedua seteru itu.

Melihat perkembangan enam tahun belakangan, Ibra sadar dia mungkin tidak bakal memegang trofi Ballon d'Or. Apalagi usianya sudah 33 tahun, memasuki masa persiapan pensiun.

Pastinya, dia tidak perlu gelar buat diakui sebagai pemain terbaik. "Saya tidak butuh Ballon d'Or untuk tahu sebagai yang terbaik. Itu menjadi masalah bagi sejumlah pemain..." [fas]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini