Jejak Kapiten Sepanjang, Komandan Perang Tionghoa-Jawa Melawan VOC

Jumat, 24 Januari 2020 08:02 Reporter : Arie Sunaryo, Danny Adriadhi Utama , Ramadhian Fadillah
Jejak Kapiten Sepanjang, Komandan Perang Tionghoa-Jawa Melawan VOC Geger Pecinan. ©2020 buku Geger Pacinan @Penerbit Kompas

Merdeka.com - Hawa sejuk menyambut saat memasuki Desa Sepanjang di lereng barat Gunung Lawu. Berjarak sekitar 20 km dari Kota Karanganyar atau 40 km dari Kota Solo. Masyarakatnya mayoritas menjadi petani sayur seperti ketela, wortel dan bawang. Mereka menjual hasil bumi ke Pasar Legi Solo, Pasar Tawangmangu dan Pasar Karanganyar.

Nama Sepanjang disebut berasal dari Kapiten Sepanjang. Pemimpin Laskar Tionghoa dalam Geger Pecinan atau Perang Kuning. Saat itu kaum Tionghoa dan Jawa bersatu melawan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) tahun 1740 hingga 1743.

Dalam buku Geger Pacinan yang ditulis Daradjadi dan diterbitkan Kompas tahun 2013, di tempat ini diduga Kapiten Sepanjang dan pasukannya pernah berkemah dalam salah satu episode pertempuran. Beberapa nama tempat atau desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur dinamakan Sepanjang karena ada kaitan dengan perlawanan Kapiten Sepanjang dalam Perang Tionghoa-Jawa tersebut.

geger pecinan

Namun tak ada yang tahu soal Kapiten Sepanjang maupun Perang Kuning di desa ini. Nama besar Sang Kapiten seolah terlupakan dalam sejarah.

Kepala Desa Sepanjang, Ngadino, mengaku tak tahu asal usul desanya dinamakan Sepanjang. "Saya tidak tahu asal usulnya. Soal Kapiten Sepanjang, malah saya baru dengar sekarang," kata Ngadino saat menerima merdeka.com, Rabu (22/1).

Sejarawan Universitas Negeri Semarang, Prof Wasino, menyebut Kapiten Sepanjang adalah salah satu tokoh sentral dalam perang tersebut. Bersama Raden Mas Garendi (Kelak jadi Raja bergelar Sunan Kuning atau Amangkurat V), Patih Notokusumo, dan Raden Mas Said yang kelak bergelar Pangeran Samber Nyawa.

Baca Selanjutnya: Asal usul Kapiten Sepanjang sendiri...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini