Jalan Tol Baru di Akhir 2021

Jumat, 19 November 2021 16:58 Reporter : Merdeka
Jalan Tol Baru di Akhir 2021 Infografis jalan tol baru di akhir 2021. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah menargetkan, hingga akhir 2021, Indonesia sudah memiliki dan mengoperasionalkan 2.764 Km jalan tol. Data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) per Juni 2021, panjang ruas jalan tol yang sudah beroperasi di Indonesia mencapai 2.391 Kilometer.

Total panjang jalan tol itu akumulasi dari ruas tol yang tuntas dan dioperasikan sejak 1978 hingga 2021. Pada periode 1978-2014, dibangun ruas tol sepanjang 795 km. Pada periode 2015-2019, pembangunan jalan tol massif dilakukan hingga 1.298 km. Pada 2020, tercatat pembangunan jalan tol sepanjang 246 km. Pada Januari-April 2021, sudah 54,69 km jalan tol dibangun.

Jumlah dan panjang jalan tol yang akan beroperasi terus bertambah. Ditargetkan, hingga akhir 2021, sebanyak 19 ruas sepanjang 427 km akan tuntas. Pada Januari hingga April 2021, sudah ada tujuh ruas tol baru selesai sepanjang 54,69 km. Sisanya sebanyak 14 ruas tol sepanjang 373 km ditargetkan tuntas hingga akhir tahun 2021.

Pemerintahan Jokowi gencar membangun fondasi infrastruktur sebagai salah satu kunci penting dalam membangun peradaban. Selama 6 tahun masa pemerintahannya, Jokowi telah menuntaskan 1.640 km jalan tol dan 4.600 km jalan nasional baru di berbagai pelosok.

Presiden Jokowi meminta seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk menciptakan kawasan ekonomi di sekitar jalan nasional maupun jalan tol baru yang dibangun pemerintah pusat. Tujuannya, daerah bisa menciptakan nilai tambah dengan kehadiran ruas-ruas tol baru. Seperti membangun konektivitas menuju kawasan industri dan pariwisata yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.

"Saya sudah sampaikan kepada provinsi, kabupaten dan kota agar jalan-jalan yang sudah kita bangun ini, misalnya jalan tol ini segera dihubungkan dengan kawasan-kawasan pertanian, kawasan pariwisata, kawasan perkebunan, kawasan industri. Itu tugasnya provinsi kabupaten dan kota," ungkapnya dalam Kompas100 CEO Forum, Kamis (18/11). [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini