Irwan, Anggota Banser NU Yang Tak Pernah Absen Jaga Natal

Kamis, 27 Desember 2018 13:37 Reporter : Ahda Bayhaqi
Irwan, Anggota Banser NU Yang Tak Pernah Absen Jaga Natal Irwan anggota Banser. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Sudah sejak tahun 2010 lalu, Irwan alias Ipai (49) tak pernah absen menjaga gereja saat misa atau perayaan Natal. Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jakarta Pusat ini mengaku senang bisa membantu sesama manusia merayakan ibadah dengan tenang.

Berikut wawancara Irwan dengan reporter merdeka.com Ahda Bayhaqi di Kantor GP Ansor, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (27/12).

Sejak kapan mulai jaga perayaan Natal?

Sejak 2010. Mulai dari kader di kecamatan sudah instruksi tiap tahun jaga di gereja kecamatan masing-masing. Saya dulu di Kecamatan Senen ini. Di Senen banyak (gereja) ada di samping terminal. Fokusnya gereja di deket pemukiman. Lalu di Gereja Advent Salemba kebetulan dekat rumah saya. Terus di gereja di Kwitang. Itu saat masih kaderisasi tingkat kecamatan.

Saya di kecamatan dari 2010 sampai 2015. Lalu naik ditarik ke kepengurusan Jakarta Pusat sampai 2015. Bantu di pusat akhirnya saya diperbantukan jadi sekuriti di kantor pusat GP Ansor.

Kenapa jaga Natal?

Kita cuma ingin toleransi beragama saja. Karena memang ajaran di sini begitu. Kita saling menghargai, saling menghormati sesama. Kita inginnya damai-damai saja.

Ada pengalaman menarik selama jaga?

Ya saya senang saja. Melihat situasi bisa membantu sesama warga negara Indonesia. walaupun kita beda suku beda agama. kita perasaannya beda banget. Bukan berarti harus masuk ke ini atau gimana, kita hanya sekadar membantu saja.

Respons Umat Kristiani bagaimana?

Mereka menerima kita. Mengucapkan 'terima kasih, Pak'. Apalagi aparat keamanan kita TNI/Polri kurang jika dibandingkan jumlah jemaat. Saya kebetulan dapat (jaga) Katedral. Di sana mulai misa pertama itu kita sudah mengatur lalu lintas agar tidak macet, mengawasi keamanan hingga patroli. Kita sebelum pengamanan ikt apel bersama TNI dan Polri.

Tugas utama tetap aparat pemerintahan, kita hanya backup. Kalau ada sesuatu kita tidak boleh berbuat macam-macam. Kecuali kejadian tahun 2000, emergency terdekat dia. Kalau nunggu laporan mungkin kejadian. (Tahun 2000 ada serangan bom ke gereja yang menewaskan anggota Banser)

Mereka (Umat Kristen) respons makasih Pak. Misal Misa di Katedral, tapi parkir mobil di Istiqlal. Kita bantu menyeberangkan mereka. Sekarang, pesan taksi online, biar cepet kita bantu anter mereka, kasih jalan mereka.

Saya tidak ada perasaan apa-apa. Senang bisa bantu sesama.

Pernah ada rasa takut selama menjaga Perayaan Natal?

Rasa takut itu kadang memang ada. Tapi namanya juga sudah tugas. Sudah mengalir saja. Saya memang Nahdlatul Ulama sudah keturunan keluarga. Dari kakek. Kakek saya ustaz NU, saya kecil juga ngajinya ustaz NU. Ada yang disebut NU Kultural ada yang NU Struktur. Kalau saya memang kultur, sudah budaya.

Sekarang banyak yang menyindir Banser menjaga gereja, tanggapan anda?

Kita sikapi biasa saja. Di rumah saja banyak perdebatan dengan tetangga. Kalau merasa benar jalani masing-masing, untuk apa perdebatan kalau ujungnya berkelahi. Kenal dari kecil, berantem, besok ketemu lagi, manfaatnya apa' saya bilang gitu. 'Kalau situ sengsara masuk rumah sakit, kalau saya dilaporkan masuk penjara' manfaatnya apa?

Itu kan hanya beda paham saja. Silahkan beda paham, silahkan. Situ jalanin paham situ, saya jalanin.

Toleransi menurut Bapak seperti apa?

Buat saya, saya tanamkan yang diajarkan kakek buyut saya. Saya tanamkan ke anak-anak saya. Kita saling menghormati sesama ujung-ujungnya damai nyaman. Kalau damai, kita cari nafkah tenang. Coba kalau rusuh, berani nggak keluar rumah? Gimana mau makan? dengan keadaan damai nyaman tentram otomatis kita jihad buat keluarga tenang.

Nggak usah jauh-jauh, kita nafkahi anak istri sudah jihad. Jihad bukan harus perang. Jihad itu melawan diri sendiri, emosi diri sendiri. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Hari Natal
  2. GP Ansor
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini