Sambal Nusantara

Dari dapur rumah ke restoran dan hotel mewah

Selasa, 27 September 2016 07:03 Reporter : Muchlisa Choiriah, Andrian Salam Wiyono
Dari dapur rumah ke restoran dan hotel mewah Sambal di hotel mewah. ©2016 merdeka.com/muchlisa choiriah

Merdeka.com - Lantai 11 Hotel Santika Premiere Slipi, dipenuhi beberapa tamu yang sedang menikmati santap siang. Di bagian depan ruang makan hotel dipajang gambar serta menu makanan tradisional khas Indonesia. Gambar makanan pedas yang menggugah selera makan sengaja ditampilkan untuk mencuri perhatian para tamu. Hotel bintang empat di kawasan Jakarta Barat itu ternyata menempatkan sambal sebagai salah satu andalan dalam pengolahan makanan. Sambal yang semula lebih banyak dihadirkan dari dapur rumah, kini naik kelas dan jadi andalan di hotel mewah.

"Ada 10 jenis sambal setiap hari, tepatnya di Restaurant Harmony. 10 jenis sambal yang identik sebagai ikon restoran dan setiap hari berganti jenis sambalnya," kata Assistant Director of Sales Marketing Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta Barat, Rahadian Firmansyah (31) saat ditemui merdeka.com, Rabu (22/9).

sambal di hotel mewah

Dalam sehari, 500 gram hingga 1 kilogram sambal disajikan. Ada sambal terasi, sambal matah khas Bali, sambal dabu-dabu khas Manado dan berbagai varian sambal nusantara lain dihadirkan setiap hari. Sambal-sambal tersebut disandingkan dengan makanan khas dari pelosok nusantara. Ini untuk menyesuaikan dengan tagline hotel yakni Indonesian Home atau secara harafiah berarti rumah Indonesia.

Restoran di hotel mewah itu baru dua tahun terakhir menghadirkan sambal sebagai sajian istimewa. Salah satu alasannya karena banyak tamu asing penasaran mencicipi pedasnya sambal nusantara.

"Kita tiap bulannya ada tamu grup dari Eropa seperti Polandia, Belanda, Swiss, dan lain sebagainya, mereka datang ke sini mencoba sambal kita, mencoba gudeg dan krecek, itu kebanggaan kita," ucapnya.

sambal di hotel mewah

Sambal dabu-dabu khas Manado dan sambal matah dari Bali adalah primadona di restoran hotel itu. Sambal ini hampir selalu disajikan saat makan siang dan makan malam. Sambal ini paling laris di antara yang lain. Cita rasa pedas bercampur asam berhasil menggoyang lidah tamu hotel. Bahkan, pengelola restoran menugaskan juru masak atau chef khusus untuk menyiapkan sambal nusantara.

"Jadi kita memang ada 35 chef, tapi per hari hanya 6-7 chef yang stay. Nah khusus membuat sambal, 1 orang chef preparation sambal, tapi kalau sambal sudah ready, maka kita perbantukan chef untuk preparation yang lain," jelasnya.

Kehadiran sambal dan makanan Indonesia mendatangkan pundi-pundi keuntungan untuk restoran itu. Dalam sehari keuntungannya bisa menembus Rp 40-50 juta.

Sambal terasi, sambal oncom, dan sambal hejo khas tatar Sunda juga sudah punya tempat tersendiri di dapur hotel mewah. Sambal-sambal ini jadi sajian utama di buku menu makanan Hotel Grand Royal Panghegar Bandung. Sambal sunda ini cukup khas karena dicampur tambahan bumbu dan rempah. Penyajian untuk tamu hotel pun tergolong istimewa.

sambal di hotel mewah

"Disajikan sedemikian rupa yang sesuai dengan budaya Sunda. sehingga lebih otentik dan atraktif. Ada yang sajikan dengan gerabah yang terbuat dari tanah liat atau batu dan dihiasi daun pisang atau sayuran lainnya sebagai under liner dari gerabah," ungkap Chef Hotel Grand Royal Panghegar Bandung Toni Yulyana.

Pedasnya sambal nusantara juga membuat nama Restoran Parc 19 Kemang, Jakarta Selatan, tersohor. Menu nasi goreng belacan membuat pecinta pedas berbondong-bondong datang setiap harinya. Dalam sehari, 200 porsi nasi goreng belacan terjual.

Selain nasi goreng belacan, menu kuliner nusantara lain tak kalah menarik. Salah satunya nasi campur bali, lengkap dengan sambal matah khas pulau dewata. Juru masak restoran selalu memadukan sambal-sambal nusantara dalam masakan yang disajikan. Cita rasa pedas disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia.

"Ya karena memang orang Indonesia tak bisa lepas dari pedas," kata Head Chef Parc 19 Kemang, Rais.

[noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini