Wawancara Wamen Pariwisata

Angela Tanoesoedibjo: Pariwisata Selaras dengan Konservasi Alam Jadi Tantangan Utama

Rabu, 20 November 2019 07:04 Reporter : Anisyah Al Faqir
Angela Tanoesoedibjo: Pariwisata Selaras dengan Konservasi Alam Jadi Tantangan Utama Wishnutama dan Angela rapat di DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sebagai wakil menteri paling muda, Angela Tanoesoedibjo begitu bersemangat. Di usia masih 32 tahun, pengalaman memimpin perusahaan besar sudah pernah dirasakan. Presiden Joko Widodo menunjuk dirinya untuk mendampingi Wishnutama di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sebagai lulusan Bachelor of Arts in Communications (Media Arts and Productions) dari Universitas Teknologi Sydney Australia, dirinya sedang membedah visi disampaikan presiden. Salah satunya mengembangkan destinasi wisata prioritas agar meningkatkan lapangan pekerjaan.

Bekerja sama dengan Wishnutama menjadi kesempatan berharga. Keduanya merupakan profesional yang lama berkarir di perusahaan televisi nasional. Bagi putri sulung Ketua Umum Partai Perindo dan pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo, pembagian tugas dengan Wishnutama nanti merupakan kesempatan untuk memastikan semua arahan terlaksana.

"Saling mendukung untuk mencapai strategi yang sudah kita canangkan," ujar Angela usai menggelar rapat dengan DPR di Kompleks Parlemen pada Kamis, 7 November 2019.

Beragam tantangan di dunia pariwisata dan ekonomi kreatif sudah menunggu di depan mata. Angela mengaku sala satu dilakukan memperkuat produk wisata agar menarik bagi para wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Bekerjasama dengan kementerian lain juga menjadi poin penting.

Berikut petikan wawancara Angela Tanoesoedibjo dengan jurnalis merdeka.com Anisyah Al Faqir:

1 dari 1 halaman

Peran Wakil Menteri

Pesan khusus dari Jokowi untuk Angela sebagai wakil menteri pariwisata dan ekonomi kreatif?

Pak Jokowi singkat saja cerita sama saya. Dia titip pesan mengembangkan prioritas 5 destinasi itu. Mengembangkannya tentu dari bentuk ekosistem, ya itu yang mana juga harus sustainable tourism dan juga harus bagaimana kita bekerja dengan kementerian lain terus juga kita bisa meningkatkan lapangan pekerjaan dengan mengembangkan destinasi prioritas itu.

Pembagian tugasnya seperti apa antara menteri dan wakil menteri di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif?

Pembagian tugas, ya saling mendukung lah untuk mencapai strategi yang sudah kita canangkan.

Kita sih bisa dibilang satu kesatuan. Maksudnya kita sepakat apa yang ingin dikerjakan lalu kita bagi tugas saya membantu untuk memastikan bahwa semua arahan-arahan yang sudah ada, strategi yang sudah ada itu akan dieksekusi dengan baik karena kan banyak koordinasi internal.

Lalu koordinasi dengan kementerian lain dan itu juga harus dilakukan juga kan supaya semua done deal, dan saya fokus juga untuk mengawasi itu.

 /></p>
<p style=Wishnutama dan Angela rapat di DPR Liputan6.com/Johan Tallo

Sebagai wakil menteri, Anda melihat apa saja masalah di masa lalu yang menjadi tantangan ke depan?

Jadi tantangan utama adalah bagaimana membuat produk wisata ini selaras dengan konservasi. Itu yang saya pikir sangat penting sekali.

Konservasi alam dan budaya itu penting sekali karena wisata kita itu basisnya besarannya alam dan budaya. Itu basis besarnya, tapi ada juga yang lain-lain.

Jadi ini yang harus kita jaga ini menjadi titik yang sangat penting bagi kami, bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan ini akan kami fokuskan

Upaya seperti apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut?

Ya kita harus bekerja sama dengan kementerian lain dan kita harus pastikan itu berjalan selaras.

Sejauh ini berapa target peningkatan pariwisata Indonesia?

Belum ada, karena kita harus ada, literally kita harus ada. Begini, kalau kita mengeluarkan statement itukan idealnya bisa direalisasikan, nah kita sedang memastikan sekali lagi bahwa itu bisa kita capai.

Presiden Jokowi sudah menyampaikan visi kepada Anda, sebenarnya apa yang ingin dikejar pemerintah untuk sektor pariwisata?

Bagaimana pariwisata ini bisa menjadi sumber devisa, menyejahterakan masyarakat dan bisa tentunya bahwa meningkatkan ekonomi di daerah-daerah.

Selain itu juga membuat lapangan pekerjaan baru dan satu lagi bahwa branding kita sebagai negara itu makin meningkat citranya.

Apakah branding yang dimaksud akan memperbanyak bikin iklan pariwisata?

Kalau itu kan kita bisa mendapatkan image yang indah di mata asing.

Tidak dengan iklan, saya rasa promosi itu adanya di ujung, yang paling penting produknya dulu, produknya baik, sustainable orang akan kembali lagi kembali lagi. Experience (pengalaman) itu yang paling penting.

Terkadang promosi itu hanya sekedar kalau pakai referensi-referensi orang saja itu sebenarnya sudah cukup. Kalau dia suka dia pasti akan balik lagi dan bawa orang lebih banyak lagi.

Artinya Anda bersama menteri pariwisata ingin memperbaiki tempat wisatanya dulu?

Betul. [ang]

Baca juga:
Sama-sama dari Dunia Televisi, Begini Koordinasi Wishnutama dan Angela Tanoesoedibjo
Perindo Optimis Angela Tanoe Cepat Adaptasi di Posisi Wamenparekraf
Selain Angela Tanoesoedibjo, Ini Para Putri Cantik Hary Tanoe yang Terjun ke Politik
Potret Cantiknya Angela Tanoesoedibjo, Usia Masih Muda Jadi Calon Wakil Menteri
Jokowi Tunjuk Angela Tanoesoedibjo Jadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Profil Angela Tanoesoedibjo, Anak Hary Tanoe yang Ditunjuk Jokowi Jadi Wakil Menteri

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini