Joko Supriyanto

Foto:

Joko Supriyanto


Nama Lengkap : Joko Supriyanto

Alias : No Alias

Profesi : Olahragawan

Tempat Lahir : Solo, Jawa Tengah

Tanggal Lahir : Rabu, 27 Januari 1971

Zodiac : Aquarius

Warga Negara : Indonesia


Istri : Zelin Resiana
BIOGRAFI

Joko Supriyanto adalah mantan atlet bulu tangkis Indonesia yang bersinar namanya di era 1990-an. Joko merupakan salah satu pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Karier gemilang Joko ditunjukkannya dengan menjadi juara dunia pada BWF World Championships 1993 di nomor tunggal putra, mengalahkan Hermawan Susanto yang juga pemain bulu tangkis Indonesia. Pada Olimpiade Atlanta 1996, Joko menempati posisi ke-5 dunia. Di kejuaraan World Badminton Grand Prix, Joko juga berhasil menjadi juara pada 1993 dan 1995. Sementara di All England Open, Joko menempati posisi runner-up di tahun 1990 dan 1993. Joko pun berprestasi di beberapa kejuaraan Super Series, seperti juara pertama Swiss Open 1992, Korea Open 1993, dan U.S. Open 1996.

Setelah pensiun, suami dari Zelin Resiana yang juga merupakan pemain bulu tangkis Indonesia ini tetap mendedikasikan hidupnya untuk bulu tangkis sebagai pelatih tunggal putra  di pelatnas Cipayung. Dia meretas karier asisten pelatih tahun 1999, dimana setahun kemudian ia bertanggung jawab di sektor tunggal putra dengan mengantarkan Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro menjadi juara di banyak turnamen, termasuk di Piala Thomas. Namun kemudian Joko keluar dari pelatnas dan menjadi pelatih di Pelatda DKI Jakarta sampai sekarang. Pada ajang SEA Games 2011 lalu, ia ikut serta menjadi pembawa api obor SEA Games dari Halte Buswa Gambir, Jakarta Pusat, untuk dibawa ke Silang Monas Timur Laut.

Ayah dari dua anak ini menyampaikan kurangnya perhatian pemerintah terhadap mantan atlet, termasuk dirinya. Meskipun Joko mengakui ia cukup beruntung karena rajin menabung dan mengatur keuangannya di masa depan, namun ia menyayangkan nasib rekan-rekannya sesama pemain bulu tangkis yang setelah pensiun tidak mendapatkan perhatian yang layak.

PENGHARGAAN
  • Juara 2 All England 1990
  • Juara 2 Indonesia Terbuka 1991
  • Juara Badminton World Cup Guangzhou Cina 1992
  • Juara Swiss Terbuka 1992
  • Juara 2 Indonesia Terbuka 1992
  • Juara Thailand Terbuka 1992
  • Juara World Championships Birmingham Inggris 1993
  • Juara World Badminton Grand Prix 1993
  • Juara Korea Terbuka 1993
  • Juara Thailand Terbuka 1993
  • Juara All England 1993
  • Juara Malaysia Terbuka 1994
  • Juara Piala Thomas Jakarta 1994 (bersama Tim Indonesia)
  • Juara 2 Indonesia Terbuka 1994
  • Juara Muangthai Terbuka 1994
  • Juara Badminton World Cup Jakarta 1995
  • Juara World Badminton Grand Prix 1995
  • Juara Singapura Terbuka 1995
  • Juara Amerika Serikat Terbuka 1996
  • Juara Indonesia Terbuka 1996
  • Juara Piala Thomas Hongkong 1996 (bersama Tim Indonesia)
  • Juara Piala Thomas Hongkong 1998 (bersama Tim Indonesia)
SOCIAL MEDIA
No Sosmed

Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA

Sebelumnya